Monday, July 26, 2021

Korupsi Pembangunan Pasar, Tiga Terdakwa Diadili

Most Read

radartvnews.com – Jaksa Penunut Umum (JPU) Dwi Setyawan Kusumo, mendakwa tiga terdakwa Albert Asmara selaku PPK pada proyek, Sumarno dan Yohanes Sunaryo (rekanan), telah melakukan korupsi rehabilitasi pembangunan pasar tradisional di desa Sukatani, Kalianda Lampung Selatan.

Dihadapan Majelis Hakim yang diketuai Syamsudin, jaksa menyatakan ketiganya melanggar pasal 2 dan pasal 3 undang-undang nomor 31 tahun 1999. Sebagaimana diubah dan ditambah dalam uu nomor 20/2001 tentang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Kejadian ini bermula, dinas koperasi perindustrian, perdagangan dan usaha kecil menengah Lampung Selatan, mendapatkan anggaran rehabilitasi pembangunan pasar tradisional Desa Sukatani pada tahun 2012, sebesar 1.3 miliar.

Berita Lainnya  Pelayanan Buat SIM Dibuka, Kuota Terbatas

Terdakwa Albert bertindak sebagai PPK pada proyek APBN. Dalam proyek ini, proses lelang sebanyak 17 perusahaan dari 17 nama yang terdaftar, 3 perusahaan terpilih yakni CV Ricco CV Fajar Mas, CV Kartika Buana.

Dalam pengerjaannya Yohanes dan Sumarno sepakat menemui Sudarno/ pemilik CV Fajar Mas. Dalam pertemuannya Sudarno setuju perusahannya dipakai karena dijanjikan fee oleh Yohanes. (leo/bow)

Berita Lainnya  Vaksinasi Anak Molor 2 Pekan

berita menarik lainnya

UNTUK ANDA

BERITA TERKINI

Ruas Tol Terpeka Diperketat, Volume Kendaraan Turun

Radartvnews.com - Pemerintah pusat memperpanjang PPKM Level 4 mulai 26 Juli hingga 8 Agustus 2021. Menyikapai keputusan tersebut, PT Hutama Karya melanjutkan penyekatan di...

berita terkait lainnya