Monday, July 26, 2021

Serang Puluhan Balita, Lamsel Darurat Stunting

Most Read

radartvnews.com- Puluhan balita di kecamatan ketapang, Lampung Selatan mengidap stanting atau masalah gizi kronis yang di sebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu lama. Karena asupan makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi, 58 balita di desa kemukus dan 32 balita di desa bangun rejo di diagnosa mengidap Stunting

Suryani (40) salah stu ibu balita pengidap Stunting menjelaskan, sebanyak sepuluh desa di Lampung Selatan terdapat balita yang mengidap Stunting.

Meski aktivitas posyandu di desa t berjalan rutin dan lancer, namun minimnya pengetahuan masyarakat serta tidak adanya pemberitahuan dari petugas kesehatan membuat masyarakat tidak mengetahui jika buah hati kesayangan mereka menderita Stunting atau kekurangan asupan gizi.

“anak saya mengidap stunting kami nggak tahu karena kurang sosialisasi dari dinas kesehatan, ada puluhan anak disini mengidap stunting,” ujar Suryani (19/4/2018).

Berita Lainnya  Sipir Rutan Sweeping Perkampungan

Sementara Imam Junaidi Kepala Desa Kemukus tidak mengetahui laporan warga ini, karena pihaknya tidak menegrti penyebab Stunting. Bahkan Pemerintah dan Dinas Kesehatan tidak memberikan pemahaman terkait hal ini,” ujar Imam.

“saya nggak tau tentang ini, karena nggak ada laporan dari dinas terkait hal ini, saya juga heran kok di desa saya banyak yang idap Stunting,” ujar Imam.

Berita Lainnya  Geliat Budaya di Tengah Pandemi

Diketahui tidak hanya mengancam pertumbuhan tinggi badan atau membuat anak kerdil, parahnya Stunting akan menyebabkan pertumbuhan otak tidak maksimal sehingga kemampuan mental dan belajar menjadi berkurang.

Bahkan stunting juga di anggap menjadi salah satu faktor penyebab resiko diabetes, hipertensi, obesitas dan kematian akibat infeksi.(mai/san)

berita menarik lainnya

UNTUK ANDA

BERITA TERKINI

Ruas Tol Terpeka Diperketat, Volume Kendaraan Turun

Radartvnews.com - Pemerintah pusat memperpanjang PPKM Level 4 mulai 26 Juli hingga 8 Agustus 2021. Menyikapai keputusan tersebut, PT Hutama Karya melanjutkan penyekatan di...

berita terkait lainnya