Tuesday, August 3, 2021

Maut Menjemput Sang Pem-Bully

Most Read

radartvnews.com- Hinaan dan ejekan sudah jadi makanan sehari-hari untuk Mendra, bahkan kalimat kotor pun kerap dia terima, namun selasa 29 mei 2018 lalu kesabaran Mendra mencapai batasnya.

Mendra (25) kalap, Yuda (25) sang pem-bully pun dihabisi dengan sabetan golok bertubi-tubi hingga tersungkur dan meregang nyawa. Mendra langsung menyerahkan diri ke Mapolsek Pakuan Ratu, Way Kanan.

Mendra adalah tulang punggung keluarga dia hanya tinggal dengan nenek dan salah seorang adiknya. Orangtua Mendra sudah meninggal dan ibunya pergi keluar kota dan tak kunjung kembali.

“dis sering ngejek dengan kata-kata kotor, dikebun dia datang untuk ngejek hingga terjadi pembunuhan,” ujar Mendra (30/5/2018).

Berita Lainnya  Tiga Pengeroyok Nakes Jadi Tersangka

Kepala Satuan Reskrim Polres Way Kanan AKP Yudha Wira Negara membenarkan korban meregang nyawa saat dalam perjalanan menuju klinik  daerah setempat.

“hasil visum yang didapat  ditubuh korban yakni  terdapat enam luka sayatan di bagian belakang kepala korban hingga tembus ke otak yang mengakibatkan meninggal dunia dan luka bacok di tangan kiri korban yang nyaris putus hingga bagian tulang bahu belakang korban patah,” ujar Yuda.

Berita Lainnya  Tiga Pengeroyok Nakes Jadi Tersangka

Mendra menjadi tahanan Satuan Reskrim Polres Way Kanan dengan ancaman pidana pasal berlapis, primer pasal 338 subsider pasal 351 ayat 3 dengan kurungan 20 tahun penjara, tutup Yuda.(ded/san)

berita menarik lainnya

UNTUK ANDA

BERITA TERKINI

Ribuan Burung Prenjak & Gelatik Diselundupkan

Radartvnews.com- Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, Lampung Selatan, Lampung bekerjasama dengan Balai Karantina Hewan dan Tumbuhan Wilayah Bengkulu- Lampung berhasil mengagalkan pengiriman ribuan...

berita terkait lainnya