Sunday, August 1, 2021

Sempat Jabat Manager Klub Tarkam, Ponpes Hanya Terima Santri Luar

Most Read

radartvnews.com- Terduga teroris Pimpinan Pesantren  Almubaroq Misgianto warga desa karang anyar, kecamatan  jati agung, Lampung  Selatan, yang diamankan tim Densus 88 Mabes Polri, jumaat pagi (22/6) dikenal oleh warga sekitar sebagai pribadi yang tertutup dan  tidak pernah bersosialisasi dengan warga di sekitar rumahnya.

Menurut Doni (30) tetangga terduga teroris Misgianto jarang berkomunikasi dengan warga lain. Pesantrenyapun  dihuni oleh santri yang berasal dari luar desa karang anyar.

“itu pondok tapi kami nggak tau nama pondok itu, saya jarang lihat aktifitas di pondok pesantren,” ujar Doni.

Dirinyapun melihat terakhir Misgianto bersama santri  saat solat idul fitri kemarin, Misgianto mengelar solat berjamaah bersama kelompoknya di halaman rumah tidak bersama dengan warga lain, imbuh Doni.

Berita Lainnya  Sindikat Surat Antigen Palsu Kembali Dibongkar

Sementara Kepala Dusun Karang Anyar Hari Yudi Prasetyo menjelaskan, saat pemeriksaan yang dilakukan Tim Densus 88, dirinya yang menjadi saksi hanya melihat Misgianto dan keluarga di periksa dan didata petugas. Ada beberapa barang yang di ambil oleh petugas untuk menjadi barang bukti.

“tadi saya ditelpon kades disuruh jadikan saksi, saya tidak lihat pasti orang yang didalam namun dibilang itu radikal, saya pernah mendata sensus tapi dia nggak mau, santri ada 60 dari data,” ujar Hari.

Berita Lainnya  Sindikat Surat Antigen Palsu Kembali Dibongkar

Bahwa dirinya pernah ditolak oleh Misgianto saat dilakukan pendataan  oleh  tim sensus penduduk beberapa waktu lalu. Dirinyapun melihat sejak warganya tersebut mendirikan pesantren banyak yang menilai manajer klub bola dikampungnya berubah  tidak seperti dulu lagi, imbuh Hari.(lds/ren/san)

berita menarik lainnya

UNTUK ANDA

BERITA TERKINI

Covid-19 di Lampung, 13 Ribu dalam Satu Bulan

Radartvnews.com - Sejak awal Juli kasus konfirmasi positif Covid-19 semakin tak terbendung. Dalam satu bulan di Provinsi Lampung ada 13.095 warga Lampung yang terpapar...

berita terkait lainnya