Friday, July 30, 2021

Donasi Palestina Ditilep, Sidang Nyaris Ricuh

Most Read

radartvnews.com- Sidang perkara penggelapan dalam jabatan dengan terdakwa Ahmad Romadon mantan bendahara Pondok Pesantren  Miftahul Jannah kembali digelar di Pengadilan Negeri Tanjung Karang, selasa sore (10/7) dengan agenda pledoi atau nota pembelaan terdakwa.

Sempat terjadi ricuh usai sidang digelar, puluhan santri bersama pimpinan pondok pesantren berteriak sambil meminta keluarga dari terdakwa untuk mengembalikan uang senilai Rp215 juta yang sudah ditilap Ahmad Romadon.

Sambal mengemundangkan takbir puluhan santri ini terus menuntut terdakwa segera mengembalikan uang milik santri.

Ketua Yayasan dan juga pimpinan pondok pesantren Harsono Edwin menyatakan uang yang ditilap terdakwa merupakan hasil jerih payah santri mengumpulkan pundi pundi rupiah dari berjualan yang akan disumbangkan ke Palestina.

Berita Lainnya  Buru Penimbun Obat Covid-19, Apotek Didata

“itu uang hasil jerih payah santri mengumpulkan pundi pundi rupiah dari berjualan yang akan disumbangkan ke Palestina, kami minta uang dikemablikan,” kata Harsono.

Berita Lainnya  Tes Acak Swab, 4 Warga Pasar Tengah Reaktif Covid-19

Harsono juga sangat menyayangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang sebelumnya menuntut terdakwa selama 3 tahun dan 3 bulan penjarakarena masih dianggap rendah, dirinya juga meminta kepada majelis untuk menghukum yang seberat beratnya.(lds/san)

berita menarik lainnya

UNTUK ANDA

BERITA TERKINI

KPK Eksekusi Eks Kadis dan Kabid ke Rutan Way Hui

Radartvnews.com - PLT Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi RI Bidang Penindakan, Ali Fikri melalui siaran persnya di Gedung Putih KPK pada Kamis siang (29/7). Fikri...

berita terkait lainnya