Wednesday, June 23, 2021

Dolar Gebuk Rupiah, Perajin Menjerit Tempe Diperkecil

Most Read

radartvnews.com- Harga kacang kedelai import yang sebelumnya dijual pada kisaran  Rp7.600 naik hingga Rp 8.200 / kilogramnya. Kenaikan ini akibat melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar.

Kondisi ini sangat berpengaruh terhadap mahalnya harga kacang kedelai import yang harga nya selalu menyesuaikan dollar.

Seperti yang diungkapkan Paidi salah satu pengerajin tempe di Kota Bandar Lampung, untuk saat ini agar usaha tempenya tetap berjalan ia mensiasati dengan cara mengurangi isi kemasan tanpa harus menaikan harga tempe di pasaran.

Berita Lainnya  Bantuan Modal UMKM Disalurkan

“biar tetap jalan mengurangi isi kemasan tanpa harus menaikan harga tempe di pasaran,” ujarnya.

Dirinya pun berharap agar hal ini tidak berkepajangan karna dikhawatirkan usahanya akan gulung tikar karna harga bahan baku tempe yaitu kacang kedelai selalu merangkak naik mengikutti kurs dolar.(ren/san)

berita menarik lainnya

UNTUK ANDA

BERITA TERKINI

3 Hotel Disegel karena Tunggak Pajak

Radartvnews.com - Tim gabungan terdiri dari Kepolisian dan Kejaksaan Negeri Bandar Lampung bersama Tim Pengendalian Pemeriksaan dan Pengawasan Pajak Daerah Kota Bandar Lampung menyegel...

berita terkait lainnya

Berita Lainnya  Peringati Haul Bung Karno, DPD PDIP Lampung Diskusi Publik dan Yasinan