Wednesday, June 23, 2021

Tuntut Insentif, Tekan Order Fiktif

Most Read

Radartvnews.com- Pasca dicabutnya Permenhub 108 driver taksi online yang tergabung di Organisasi Angkutan Sewa Khusus Indonesia (Oraski) DPD Lampung meminta pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan serius dalam membahas aturan pengganti peraturan tersebut.

Salah satu poin penting yang mereka inginkan yakni pengembaliaan skema insentif dan trip seperti saat dua perusahaan yakni gojek dan grab beroperasi di Kota Bandar Lampung.

Jika di kembalikan seperti semula oknum driver yang melakukan kecurangan dengan cara menaikan target point dinilai bisa diminimalisir

Dimas Agung Salah satu driver mengungkapkan, saat pertama kali beroperasi di Lampung pihak aplikator memberikan bonus atau insetif yang menggiurkan 12 trip gojek memberikan insentif Rp300 ribu sedangkan grab Rp500 ribu, hal ini membuat mereka rela meninggalkan pekerjaan lama.

Berita Lainnya  Jelang KBM Tatap Muka, Vaksinasi Dikebut

Namun nyatanya saat ini, aplikator terkesan menjadikan mitra layaknya sapi perah. Gojek menaikan target poin menjadi 15 trip dengan insentif Rp180 ribu sedangkan Grab 15 trib Rp160 ribu.

Sementara, Ketua DPD Oraski Lampung Asep Hermanto tak mempungkiri ada oknum driver online yang mencoba menaikan poin mereka dengan melakukan order fiktif. Hal ini dikarnakan aturan trib yang memaksa mereka melakukan hal itu.

Berita Lainnya  Presiden-Kapolri Perintah Berantas, Preman Malah Rusak Rumah Warga

DPD Oraski juga menuntut  pemerintah membuat aturan mengenai tarif dan insetif sesuai dengan kota dimana taksi online ini beroperasi.(sah/san)

berita menarik lainnya

UNTUK ANDA

BERITA TERKINI

Mantan Napi Boleh Jadi Calon Kades di Lampung Utara

Radartvnews.com- Jelang Pemilihan Kepala Desa serentak di Kabupaten Lampung Utara, Satuan Intelkam Polres setempat memberikan syarat dalam penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau SKCK. AKP...

berita terkait lainnya