Saturday, June 19, 2021

Hukum Lemah, Perburuan Satwa Dilindungi Marak

Most Read

radartvnews.com- Sumatra Tiger Project TNBBS Lampung mengelar forum diskusi bersama sejumlah awak media, kamis siang (4/10). Dalam diskusi Sumatra Tiger Project TNBBS Lampung menyoroti kapasitas penengakan hukum tindak pidana perburuan dan perdagangan satwa liar di Sumatera khusunya Lampung.

Konsultan Hukum  Darmawan menjelaskan, dalam praktik penegakan hukum sanksi pidana yang diberikan masih lemah.

“Dari beberapa kasus hukuman diberikan kepada pelaku dengan vonsi satu hingga dua tahun penjara. hal ini tidak relevan, mengingat berdasarkan undang-undang perlindungan satwa tahun 1990 ditetapkan hukuman maksimal 5 tahun dan denda 100 juta  rupiah,” kata Darmawan.

Berita Lainnya  Razia Narkoba di Rutan Bandar Lampung Nihil Hasil

Masih kata Darmawan, untuk mencegah dan memberikan efek jera semua pihak salah satunya media harus berperan aktif mencegah praktik perburuan liar. Selain  itu tindakan tegas juga diberikan tak hanya ke pelaku namun penindakan hingga ke jaringan.

Berita Lainnya  Sopir Angkot ‘Pintu Goyang’ Diciduk

Diharapkan, aparat penegak hokum lebih memaksimalkan hukuman bagi pelaku kejahatan perburuan satwa dilindungi agar kelangsungan hewan dilindungi tak punah.(ren/san)

berita menarik lainnya

UNTUK ANDA

BERITA TERKINI

Tiga Petinju Lampung ke Thailand & Filipina

Radartvnews.com - Ketua Pertina Lampung, Asvi Maphilindo mengatakan tiga atlet putra-putri petinju Lampung yang lolos ke PON Papua 2021 yakni Nabila turun di kelas...

berita terkait lainnya