Thursday, June 24, 2021

Radar TV Rujukan Belajar Ilmu Broadcasting

Most Read

Radartvnews.com- Puluhan mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Mengunjungi Radar Lampung TV, jumat pagi (30/11). Sebagai media televisi lokal terbesar di Provinsi Lampung, menjadi alasan mahasiswa mengunjungi Graha Pena Markas Radar Lampung TV.

Kunjungan ini menegasakan Radar TV menjadi televisi lokal terbesar dan terluas, sehingga dijadikan acuan mahasiwa dan mahasiswi mendalami bidang broadcasting dan dunia pertelevisian.

Kedatangan mahasiswa dan mahasiswi didampingi dosen pembimbing Ponita Dewi dan diterima Kru Radar TV diantaranya Redaktur Pelaksana Hendry Wibowo, Septa Ardinata sebagai Redaktur dan Kordinator Liputan, Tri Andriyanto sebagai senior master control room, serta presenter senior Fitri Amalia

Mahasiswa dan mahasiswi saling sharing dan bertukar fikiran dengan Kru Radar TV mulai dari program berita, program acara, teknik hingga presenter. Tak sedikit  mahasiswa dari dua fakultas yakni Fakultas Dakwah dan Fakultas Ilmu Komunikasi ini ingin melanjutkan karir di dunia jurnalistik dan broadcasting.

Berita Lainnya  Turun Rp 500, Harga Kedelai Jauh dari Normal

“kami mengunjungi Radar TV untuk menambah wawasan kami sebagai mahasiswa komunikasi agar saat lulus dari kampus kami tidak bingung karena sudah memahami broadcasting,” jelas salah satu mahasiswa.

Berita Lainnya  Boikot Ketua DPRD, Paripurna Tunda

Usai berdiskusi,mahasiswa dan mahasiswi diberi kesempatan melihat secara langsung ruangan mastercontrol room atau ruang kendali siar, ruang redaksi dan studio berita Radar TV.

Mahasiswa juga diajak untuk melihat secara langsung program live berita radar siang, salah satu program unggulan Radar Lampung TV.(bow/san)

berita menarik lainnya

UNTUK ANDA

BERITA TERKINI

Korupsi Benih Jagung, Ditahan Kejati, Asisten II Pemprov Lampung Bungkam

Radartvnews.com - Usai menjalani pemeriksaan di ruang Aspidus Kejaksaan Tinggi Lampung pada Rabu sore (23/6), dua tersangka pengadaan benih jagung. Keduanya diketahui bernama Edi...

berita terkait lainnya