Tuesday, June 22, 2021

Zainudin Hasan Seret Nanang Ermanto

Most Read

radartvnews.com- Sidang perdana perkara suap fee proyek di Dinas PUPR Lampung Selatan dengan terdakwa Bupati Lampung Selatan Nonaktif Zainudin Hasan digelar di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang,(17/12).

Dalam persidangan, Anjar Asmara, Agus Bhakti Nugroho dan Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto kembali disebut dalam dakwaan jaksa dari KPK.

Diduga total penerimaan suap dan gratifikasi dari sejumlah pihak selama menjabat sebagai Bupati Lampung Selatan mencapai Rp100 miliar dari berbagai perusahaan dan sebagian diantaranya diubah menjadi aset seperti tanah atas nama pihak lain ataupun diri sendiri.

Zainudin Hasan  mengatur seluruh paket proyek di Dinas PU-PR Lampung Selatan mulai dari perencanaan pemenang hingga fee proyek yang diminta dari para kontraktor. Kemudian Agus Bhakti Nugroho dan Anjar Asmara yang menjadi kaki tangan Zainudin Hasan untuk mengumpulkan uang setoran proyek.

Berita Lainnya  Paulus Petrus, Ketua Terpilih PC MBI Periode 2021-2024

Uang setoran proyek diterima terdakwa Agus Bhakti Nugroho dari para rekanan yang mengerjakan proyek pada Dinas PUPR Lampung Selatan.

Selain Agus Bhakti Nugroho dan Anjar Asmara, Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto yang pada saat menjabat sebagai Wakil Bupati disebut jaksa menerima uang dari Zainudin Hasan senilai Rp350 juta dan untuk Forkopimda Lampung Selatan Rp1 miliar.

Atas dakwaan itu terdakwa mengaku keberatan, terdakwa menuduh dakwaan JPU banyak kejanggalan, atas dakwaan jaksa itu adik kandung dari ketua MPR RI Zulkifli Hasan  merasa dirampok disiang bolong.

Berita Lainnya  Kementerian BUMN Bangun RS Jantung dan Otak, Pemkot Bandar Lampung Siapkan Lahan

Usai membacakan dakwaan, majelis hakim diketuai Ketua Pengadilan Negeri Tanjung Karang Mien Trisnawati menunda sidang pekan depan dengan eksepsi atau bantahan dari dakwaan JPU.(lds/san)

berita menarik lainnya

UNTUK ANDA

BERITA TERKINI

Disnaker Sulit Lacak Karena Ilegal, TKW Lampung Disiksa di Malaysia

Radartvnews.com- Tergiur pekerjaan dengan gaji yang menjanjikan, membuat Sulistinah warga  Way Huwi, Jatiagung, Lampung Selatan nekat menjadi tenaga kerja migran secara ilegal di Malaysia...

berita terkait lainnya