Monday, July 26, 2021

Pedagang Restui Ponsel Black Market Diblokir

Most Read

Kementerian Perindustrian berencana mengeluarkan sebuah kebijakan baru terkait kontrol Imei yang diberlakukan pada bulan depan. Aturan tersebut banyak menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat.  Saat ini, aturan mengenai kontrol Imei ini masih dibicarakan di tiga Kementerian terkait, yakni  Kementerian Perdagangan , Kementerian Komunikasi dan Informasi, dan Kementerian Perindustrian .

Peraturan mengenai pemblokiran ponsel black market disambut baik oleh para pedagang toko ponsel resmi, mereka sangat mendukung kebijakan yang akan dibuat oleh tiga kementrian tersebut. Djaka Aryadi,  seorang pemilik toko ponsel resmi di Simpur Centre, dirinya sangat setuju dengan aturan pemblokiran ponsel black market, peredaran ponsel black market sangat meresahkan pedagang ponsel resmi.

Berita Lainnya  Vaksinasi Anak Molor 2 Pekan

Ditemui di lokasi yang sama, Nurul Annisa Warga Kedamaian, Bandar Lampung, mengeluarkan statemen yang senada dengan Djaka , bahwa ia setuju dengan kebijakan yang akan dikeluarkan oleh tiga kementrian tersebut .

Pemerintah berharap dengan dikeluarkannya aturan ini, akan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap produk-produk dalam negeri, khususnya ponsel yang dibeli dan digunakan. Selain itu, juga  bertujuan untuk melindungi konsumen dengan melakukan sinkronisasi Imei dan sim card yang juga akan melindungi industri (ponsel) dalam negeri. (Red/Wo)

Berita Lainnya  Masjid Falahuddin Bantah Gelar Konpers FSML

berita menarik lainnya

UNTUK ANDA

BERITA TERKINI

Ruas Tol Terpeka Diperketat, Volume Kendaraan Turun

Radartvnews.com - Pemerintah pusat memperpanjang PPKM Level 4 mulai 26 Juli hingga 8 Agustus 2021. Menyikapai keputusan tersebut, PT Hutama Karya melanjutkan penyekatan di...

berita terkait lainnya