Tuesday, July 27, 2021

Incenerator Tak Berfungsi, Komisi V Kaget

Most Read

Habisnya izin pemusnahan limbah medis menggunakan mesin pemusnah limbah atau incenerator ternyata tidak diketahui komisi lima DPRD provinsi Lampung sebagai mitra kerja, apalagi saat ini seluruh rumah sakit telah berkerja sama dengan pihak ketiga untuk memusnahkan limbah medis yang dihasilkan.

Sementara itu, pengadaan mesin incenerator ini menelan anggaran yang cukup besar. Salah satu contohnya milik Rumah Sakit Daerah Abdoel Muluk yang harganya mencapai 1,5 miliar rupiah. Anggota komisi V, Ely Wahyuni mengatakan, persoalan limbah medis pernah mencuat beberapa waktu lalu saat itu komisi V telah meninjau langsung kondisi incenerator milik RSUDAM.

Berita Lainnya  Rekor di Lampung, 41 Kasus Kematian dalam Sehari

Limbah medis sendiri sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat. Komisi V akan memanggil pihak rumah sakit dan dinas kesehatan untuk mengetahui persoalan ini. (Hen/Wo)

Berita Lainnya  Vaksinasi Anak Molor 2 Pekan

berita menarik lainnya

UNTUK ANDA

BERITA TERKINI

Ruas Tol Terpeka Diperketat, Volume Kendaraan Turun

Radartvnews.com - Pemerintah pusat memperpanjang PPKM Level 4 mulai 26 Juli hingga 8 Agustus 2021. Menyikapai keputusan tersebut, PT Hutama Karya melanjutkan penyekatan di...

berita terkait lainnya