Wednesday, August 4, 2021

Akibat Kemarau Petani Di Lampung Selatan Mengairi Sawah Dengan Air Asin

Most Read

Sedikitnya 5 ribu hektar tanaman padi di Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, sejak bulan juni mengalami kekeringan. Kemarau membuat tanaman padi yang sudah berumur satu bulan, mati, area sawah mengalami kekeringan dan dampaknya mengalami retak-retak, hal itu terjadi dikarenakan aliran air yang tidak mengalir ke sawah, sehingga tanah menjadi kering.

Dampak kemarau, membuat petani di desa pulau jaya dan sekitarnya terpaksa mengairi sawah mereka dengan menggunkan air payau atau asin. Sebab pasang air laut telah naik ke saluran irigasi persawahan, meski potensi kegagalan panen cukup besar, namun cara inilah yang dapat dilakukan. Akibatnya, dipastikan sejumlah petani akan merugi hingga jutaan rupiah.

Berita Lainnya  Ribuan Burung Prenjak & Gelatik Diselundupkan

Agar pada musim kemarau mendatang tidak terjadi hal seperti ini, petani meminta kepada pemerintah setempat memberikan bantuan sumur bor. Sehingga kebutuhan air tawar dapat diperoleh dalam kondisi apapun.

(Ma’i/Bow)

Berita Lainnya  Ribuan Burung Prenjak & Gelatik Diselundupkan

berita menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

UNTUK ANDA

BERITA TERKINI

Toko Alkes Isi Ulang Oksigen Bayar Sukarela

Radartvnews.com- Sejak tiga hari belakangan toko alat kesehatan Griya Medika dan lab yang berada di Jalan Radin Intan, Kecamatan Enggal Bandar Lampung, ramai dikunjungi...

berita terkait lainnya