Friday, July 30, 2021

Picu Konflik Kerukunan Antar Tetangga

Most Read

Radartvnews.com – Dosen Fakultas Hukum Universitas Bandar Lampung, I  Ketut Siregig, dihubungi via telpon menuturkan, Rancangan Undang-undang KUHP yang rencananya akan disahkan DPR RI itu terlebih dahulu harus dibenarkan redaksionalnya, karena pasal ini bukan untuk dipakai sehari atau dua hari saja.

Dalam hal ini ketut juga menyoroti undang-undang yang kontroversial di antaranya Pasal 278, yang menyatakan ayam peliharaan masuk dan makan di perkarangan rumah orang akan didenda uang senilai 10 juta rupiah.

Menurutnya, Pasal RUU 278 dapat menimbulkan banyak gesekan dan menggangu kerukunan antar rukun tetangga, dikarenakan pasal yang mengatur undang-undang tentang hewan sudah ada, serta pasal 285 yang berbunyi suami perkosa istri sendiri dapat dipenjara selama 12 tahun penjara.

Berita Lainnya  KPK Eksekusi Eks Kadis dan Kabid ke Rutan Way Hui

Menurut Ketut tindakan kekerasan terhadap istri sudah ada diatur di dalam undang-undang kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT.

Mantan purnawirawan polisi yang bertugas di Polda Lampung ini juga menambahkan keputusan Presiden menunda mengesahkan RUU KUHP sudah tepat. (Leo/Bow)

Berita Lainnya  Rusunawa Disiapkan untuk Warga Pesisir

berita menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

UNTUK ANDA

BERITA TERKINI

KPK Eksekusi Eks Kadis dan Kabid ke Rutan Way Hui

Radartvnews.com - PLT Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi RI Bidang Penindakan, Ali Fikri melalui siaran persnya di Gedung Putih KPK pada Kamis siang (29/7). Fikri...

berita terkait lainnya