Friday, August 6, 2021

Pasal Sertifikat Tanah, Celurit Anak Renggut Nyawa Bapak

Most Read

Radartvnews.com – Warga Pekon Bumiratu, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, dihebohkan tewasnya Ahmad Kasian 70 tahun yang dibunuh anak kandungnya Dwi Tanoyo 30 tahun, Rabu malam sekitar pukul 18.30 WIB.

Berdasarkan informasi dihimpun penganiayaan yang dilakukan Dwi Tanoyo terhadap ayah kandungnya Ahmad Kasian dilakukan tanpa sebab, sebelum kejadian ada empat orang yang sedang mengobrol di dapur rumah yakni ibu dan adik pelaku serta dua orang lainnya, lalu tiba-tiba Dwi masuk ke dapur dan bertanya sedang membicarakan apa.

Tanpa sebab Dwi yang memegang arit langsung menyabetkan arit tersebut ke leher ayahnya namun ditepis korban hingga mengenai bagian ketiak. Korban sempat dilarikan ke RSUD Pringsewu namun nyawanya tak terselamatkan.

Berita Lainnya  316.554 Orang Pelamar Lulus Seleksi Administrasi CPNS Kemenkumham

Kapolsek Pagelaran AKP Syafri Lubis mengatakan, pelaku berencana meminjam sertifikat rumah kepada ayahnya untuk dianggunkan ke bank untuk digunakan modal usaha, namun ayahnya tidak setuju dengan rencanana tersebut, dan pelaku diam-diam mengambil sertifikat di lemari langsung dibawa ke bank.

Lalu pihak bank melakukan survey ke rumah korban dan meminta persetujuan dari Ahmad Kasian selaku pemilik rumah, namun Ahmad menolak untuk tanda tangan, lantaran sakit hati pelaku melampiaskan amarahnya kepada korban.

Berita Lainnya  316.554 Orang Pelamar Lulus Seleksi Administrasi CPNS Kemenkumham

Sementara, tersangka Dwi Tanoyo sudah diamankan petugas ke Mapolsek Pagelaran. (win/rie)

berita menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

UNTUK ANDA

BERITA TERKINI

Terdesak Pandemi, Pedagang Pasar Bakauheni Buka Lapak di Trotoar

Radartvnews.com- Pedagang pasar tradisional Bakauheni Lampung Selatan, membersihkan puing bangunan, mencari barang yang masih tersisa pasca kebakaran Selasa malam. Untuk mencukupi kebutuhan ditengah pandemi,...

berita terkait lainnya