Sunday, August 1, 2021

Tak Sesuai, Buruh Tolak Kenaikan UMP

Most Read

Radartvnews.com – Puluhan massa yang tergabung dalam federasi serikat buruh karya utama serta pusat perjuangan rakyat lampung bergerak, menggelar aksi unjuk rasa di bundaran tugu adipura bandar lampung. senin siang.

Koordinator aksi dhika prasetyo menyampaikan, dalam aksi serikat buruh tegas menolak kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Kenaikan UMP tidak sebanding dengan kenaikan kebutuhan pokok maupun BPJS. Oleh karena nya dalam menaikan UMP pemerintah seharusnya tidak hanya berdasar inflasi maupun pertumbuhan ekonomi nasional saja. Namun sebagai dasar perhitungan dalam menentukan kenaikan UMP harus disesuaikan dengan kenaikan kebutuhan hidup buruh saat ini yang berkisar antara 10 hingga 15 persen.

Buruh juga mendesak pemerintah segera merevisi PP NO 78, khususnya pasal tentang formula kenaikan upah minimum sebagai dasar perhitungan UMP harus didahului dengan survei kebutuhan hidup layak atau KHL masyarakat.

Dalam aksi ini buruh juga mengkritik pemerintahan jokowi-ma’ruf aminyang dinilai tidak pro rakyat serta mengkriminalisasi kebebasan berpendapat melalui aparat keamanan. (kuh/bow).

Berita Lainnya  Rusunawa Disiapkan untuk Warga Pesisir

berita menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Berita Lainnya  Pemukiman Diterjang Ombak, 4 Rumah Hancur

UNTUK ANDA

BERITA TERKINI

Covid-19 di Lampung, 13 Ribu dalam Satu Bulan

Radartvnews.com - Sejak awal Juli kasus konfirmasi positif Covid-19 semakin tak terbendung. Dalam satu bulan di Provinsi Lampung ada 13.095 warga Lampung yang terpapar...

berita terkait lainnya