Thursday, June 17, 2021

Dugaan Pungli Asimilasi Masih Misteri

Most Read

Radartvnews.com- Kasus dugaan pungutan liar (Pungli) terkait narapidana yang bebas dari program asimilasi di Rutan dan Lapas yang ada di Lampung, hingga saat ini masih belum menemui titik terang.

Dua tim yang dibentuk yakni tim investigasi dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Lampung dan tim inspektorat dari Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham RI, hingga saat ini (17/4) masih kesulitan.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Lampung Nofli, jumat pagi (17/4/20). Menurutnya, sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan dari Tim Inspektorat Dirjen Kemenkumham RI termasuk juga tim investigasi dari Kemenkumham Lampung juga belum membuahkan hasil.

“Sampai sekarang saya belum dilaporkan, saat ini belum ada saya mendapatkan laporan dari Tim Inspektorat Dirjen Kemenkumham RI termasuk juga tim investigasi dari Kemenkumham Lampung,” jelasnya.

Berita Lainnya  Polresta Buka Layanan SIM Penyandang Disabilitas

Meski begitu, pihaknya saat ini terus melakukan penyelidikan apabila  memang benar terbukti terdapat oknum yang melakukan pungli terhadap narapidana agar bebas dari penjara dengan program asimilisasi maka pihaknya akan memberikan sanksi tegas berupa pemecatan.

“Kita tetap cari, saya akan buka akses membantu dan memfasilitasi tim agar tidak ada hambatan,” jelasnya.

Berita Lainnya  Polresta Buka Layanan SIM Penyandang Disabilitas

Diketahui, dugaan pungli ini muncul setelah adanya pemberitaan di beberapa media. Pihak Kemenkumham Lampung langsung bergerak cepat mendapatkan informasi dari pemberitaan media dengan membentuk tim khusus. Bahkan tim dari Dirjen PAS Kemenkumham Ri turut meninjau ke Lampung.(lih/san)

berita menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

UNTUK ANDA

BERITA TERKINI

Sopir Truk Maut Jadi Tersangka

Radartvnews.com -  Setelah dilakukan pemeriksaan, Suripto, sopir truk fuso maut dengan nomor polisi BE 2816 ditetapkan sebagai tersangka dalam kecelakaan yang menewaskan RP (23),...

berita terkait lainnya