Tuesday, June 15, 2021

Pergub New Normal, Lampung Terapkan Sanksi Sosial

Most Read

Radartvnews.com- Pemerintah Provinsi Lampung akan memberikan sanksi kepada warga yang tak mematuhi protokol kesehatan. Sanksi yang diberikan yakni sanksi sosial seperti memberikan hukuman push-up atau membersihkan jalan raya bagi warga yang tak mematuhi protokol kesehatan.

Hal ini disampaikan langsung oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menurutnya sanksi sosial diberikan karena tak memberatkan namun bisa memberikan efek bagi warga agar tak mengulangi kesalahannya. 

“Sanksi sosial itu kini tengah disempurnakan dalam Rancangan Peraturan Gubernur ( Rapergub ) tentang tatanan kehidupan baru atau new normal,” ujar Arinal.

Sanksi sosial akan diterapkan dalam waktu dekat karena Arinal menilai belakangan warga kurang disiplin seperti masih banyak yang tak memakai masker dan jaga jarak.

Berita Lainnya  19 Provinsi Ikuti Kerjurnas Kurash di Lampung Sembilan Atlet Kurash Lampung Harap Lolos ke Sea-Games Vietnam

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto mengatakan, Rapergub tentang tatanan kehidupan baru atau new normal telah disusun oleh Pemprov Lampung. Bahkan Rapergub sudah dikirim ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Pemprov masih menunggu persetujuan dari Kemendagri terkait Rapergub new normal ditengah pandemi covid-19,” ujar Fahrizal Darminto.

Rapergub new normal merupakan peraturan yang nantinya akan diterapkan di Lampung. Rapergub berisi tentang adaptasi new normal di semua sektor dengan mengutamakan protokol kesehatan dalam menjalankan aktifitas sehari-hari.(lih/san)

berita menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Berita Lainnya  19 Provinsi Ikuti Kerjurnas Kurash di Lampung Sembilan Atlet Kurash Lampung Harap Lolos ke Sea-Games Vietnam

UNTUK ANDA

BERITA TERKINI

Aturan PPDB Berubah, Orang Tua Datangi Sekolah

Radartvnews.com -  Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat telah dibuka Senin (14/6). Meski dilakukan secara online, namun sejumlah...

berita terkait lainnya