Wednesday, June 16, 2021

Tolak Omnibus Law, Mahasiswa Salat Jenazah Untuk DPRD

Most Read

Radartvnews.com- Sekitar 350 massa kembali turun ke jalan (9/10) sebagai bentuk kekecewaan kepada DPR RI yang telah mengesahkan Undang-Undang Cipta Kerja (5/10) dan dianggap sangat merugikan para buruh.

Dalam orasi dilakukan massa, Undang Undang Cipta Kerja memberikan gambaran jelas bahwa negara melalui pemerintah gagal dalam menjalankan kebijakan ekonomi dan politik.

Perihal ini sejalan dengan kritik ekonomi Indonesia Dawam Raharjo  atas ekonomi modern yang nirkemanusiaan membuka lebar keran investasi global. Lalu mengendalikan Sumber Daya Alam dan manusia dengan dalih percepatan pembangunan.

Massa juga menyatakan sikap menolak keras pengesahan RUU Cipta Kerja yang telah disahkan menjadi Undang-Undang, mendesak seluruh anggota fraksi DPR-RI dari dapil Lampung beserta jajaran memberikan klarifikasi alasan menyetujui RUU Cipta Kerja.

Berita Lainnya  Ngantuk, Awas Terjaring Operasi Malam di JTTS

Namun, selama kurang dari 2 jam orasi tidak ada satu pun perwakilan  dewan yang menemui para pandemo. Atas kekecewaan itu sejumlah mahasiswa melakukan salat jenazah, pemeran jenazah ditutupi foto-foto para angggota DPR yang mengesahkan UU cipta kerja. Salat jenazah sebagai simbol matinya demokrasi di Indonesia dan matinya hati nurani pemerintah.

Usai melakukan salat jenazah sekira pukul 17 :30 WIB, massa membubarkan diri secara tertib.(lds/san)

berita menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Berita Lainnya  Mangkir, Polisi Kembali Panggil ASN BPBD

UNTUK ANDA

BERITA TERKINI

Polisi Teladan AKP Ridho Rafika Jabat Kepala KSKP Bakauheni

Radartvnews.com- Dekat dengan masyarakat karena kerap melakukan kegiatan sosial, membawa AKP Ridho Rafika.SH.MM meraih penghargaan polisi teladan. Atas prestasi itu Radar Lampung TV memberikan...

berita terkait lainnya