Sunday, April 18, 2021

PLN Layak Dikomplain, Main Putus, Tembak Tagihan dan Tanpa Pemberitahuan

Most Read

Radartvnews.com– Perusahaan Listrik Negara (PLN) Lampung Utara terus menuai persoalan. Belum usai persoalan terkait pajak penerangan jalan (PPJ) yang masih tertunggak senilai Rp30 miliar terhadap Pemkab Lampung Utara.

Kali ini (24/2) oknum pln memutus paksa listrik warga yang telat hari membayar tagihan dari  tanggal jatuh tempo.

Pemutusan jaringan terjadi di rumah milik Siti di Jalan Ahmad Akuan Rt 04 Lk 06 Kelurahan Rejosari, Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara. Dimana pelanggan atas nama Agus Trion diputus paksa karena telat bayar tiga hari.

Saat hendak dibayar tagihan listrik membengkak menjadi Rp 1.194.491. Hal serupa juga dialami Siti bulan lalu dimana dirinya harus membayar tagihan sebesar Rp1.700.000 dengan daya listrik hanya 900 ratus volt.

Berita Lainnya  Pegawai Positif-Covid-19, Samsat Kotabumi Ditutup

“Katanya telat, langusng diputus walau saya sudah minta keringanan dan surat tapi nggak dikasih,” jelas Siti.

Petugas PLN juga memutus aliran listrik di Jalan M.Thohir, kelurahan tanjung aman, Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara tanpa diketahui pemilik rumah.

Beni Satria petugas PLN mengklaim pemutusan berdasarka aturan dan sudah wewenang PLN.” Pelanggan sudah tahu kapan harus bayar jadi tidak perlu diingatkan,” kata Beni Satria.

Di Lampung Utara tidak sedikit warga yang komplin terhadap tagihan dianggap tidak sesuai dengan pemakaian mereka, PLN diaharapkan mengoreksi peritiwa ini.(sas/san)

berita menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Berita Lainnya  Pegawai Positif-Covid-19, Samsat Kotabumi Ditutup

UNTUK ANDA

BERITA TERKINI

Arinal Lantik Delapan Pejabat

Radartvnews.com- Gubernur Arinal Djunaedi bersama dengan Sekertaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto melantik dan mengambil sumpah jabatan kepada 8 pejabat tinggi pratama (Eslon II),...

berita terkait lainnya