Scroll untuk membaca artikel
Wisata Lampung

Karhutla Kalimantan Belum Padam, Pernyataan Lima Gubernur Jadi Sorotan Publik

×

Karhutla Kalimantan Belum Padam, Pernyataan Lima Gubernur Jadi Sorotan Publik

Share this article


Karhutla Kalimantan Belum Padam, Pernyataan Lima Gubernur Jadi Sorotan Publik




Jepang mengirim kapal amfibi JS Kunisaki, tiga helikopter CH-47, dan sekitar 600 personel untuk membantu Indonesia menangani karhutla di Kalimantan.–

RADARTVNEWS.COM – Pernyataan lima gubernur di Kalimantan terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi bahan perbincangan di media sosial. Di tengah kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah, sebagian kepala daerah menyebut kondisi relatif aman dan terkendali. Pernyataan itu keluar ketika beberapa daerah masih berjibaku dengan lahan yang terbakar dan kualitas udara yang terus menurun.

Apa yang Dikatakan Para Gubernur

Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menyebut kualitas udara di provinsinya masih aman dan terkendali. Pernyataan itu disampaikan di Kompleks Parlemen, Senayan, pada 15 September 2026.

Baca Juga :  Viral! Warga Ciamis Arahkan Dedi Mulyadi ke Jalan Rusak, Respons KDM Jadi Sorotan

Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin berkomentar setelah meninjau lokasi karhutla di Guntung Damar, Banjarbaru. Ia menilai kebakaran di lokasi itu tidak parah karena tidak melihat helikopter melakukan penyiraman hari itu, padahal biasanya helikopter terbang bila kebakaran parah. Pemberitaan Tirto menyebut Muhidin belakangan menyampaikan permohonan maaf kepada publik.

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mempertanyakan keterlibatan mahasiswa dalam pemadaman api dengan ucapan, “Mahasiswa ada turun? Memadamkan api?” Menurut pemberitaan, ia sedang menemui kelompok mahasiswa yang menggelar aksi protes penanggulangan karhutla. Massa membantah pernyataan itu dan menyebut banyak mahasiswa terlibat sebagai relawan.

 

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran melontarkan seloroh, “Bersatu kita teguh, bercerai kawin lagi,” saat dimintai tanggapan soal karhutla.

 

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Utara Zainal A. Paliwang mengakui peralatan pasti ada kekurangan, tetapi meminta semua pihak tidak diam dan memakai alat yang tersedia.

Baca Juga :  Film 'Bapak Paling Jujur' Resmi Tayang, Angkat Isu Integritas Lewat Balutan Komedi

Sejumlah pernyataan itu dinilai kurang sejalan dengan kondisi di lapangan. Kritik datang dari warganet dan figur publik, antara lain YouTuber Jerome Polin dan aktris Audi Marissa, yang menilai pernyataan tersebut tidak mencerminkan keluhan warga yang menghirup asap setiap hari. Dalam unggahannya, akun @diswaydotid menyebut masyarakat menunggu langkah nyata dan terukur, bukan sekadar klaim.

Kondisi di Lapangan

Data penanganan darurat di Kalimantan Tengah mencatat 5.848 kejadian karhutla dengan luas lahan terbakar lebih dari 17.000 hektare per 7 Oktober 2026. Sebelumnya, Kementerian Kesehatan mencatat 174.694 warga terserang infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di tujuh provinsi terdampak karhutla sepanjang Agustus hingga 21 September 2026. Kabut asap juga meluas ke Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, bahkan terbawa hingga Singapura dan Malaysia.

BACA JUGA:Atasi Karhutla Kalimantan, Wamenko Pangan Ajak Ratusan Pengusaha Turun Tangan

Baca Juga :  Desa Sejahtera Astra Tembus Pasar Global, Catat Transaksi Rp2,88 Miliar di TEI 2026

Sejumlah kolumnis menilai karhutla menjadi pengingat pentingnya komunikasi krisis pejabat publik. Dalam situasi darurat, pernyataan yang menenangkan perlu disertai data dan tindakan nyata, agar tidak memunculkan kesan menganggap enteng bencana.

 

Kredit: Instagram @diswaydotid, 

 

Tag: Karhutla Kalimantan, Gubernur Kalimantan, Kabut Asap, Komunikasi Krisis, Kritik Publik

 

Long-tail keyword:

– pernyataan lima gubernur Kalimantan soal karhutla

– kritik warganet terhadap gubernur soal kabut asap

– Muhidin Rudy Mas’ud Ria Norsan karhutla

– data karhutla Kalimantan Tengah Oktober 2026

– komunikasi krisis kepala daerah saat bencana asap

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

postingan instagram @diswaydotid



Source link