Sabtu 17-10-2026,23:59 WIB
Reporter:
MG – Najwa Santi Femida |
Editor:
Jefri Ardi

Dampak asap karhutla mengancam kesehatan dan pernapasan anak, asap tersebut juga dapat memengaruhi kemampuan berpikir, prestasi belajar, serta kesehatan mental anak.–kompas
RADARTVNEWS.COM – Paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya membahayakan saluran pernapasan anak. Dalam jangka panjang, asap tersebut juga dapat memengaruhi kemampuan berpikir, prestasi belajar, serta kesehatan mental anak.
Dokter spesialis anak dari Unit Kerja Koordinasi (UKK) Respirologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr Fifi Sofiah, menjelaskan bahwa anak yang terus-menerus menghirup asap karhutla berisiko mengalami gangguan pernapasan permanen.
Salah satu risikonya adalah penyakit paru obstruktif kronis di kemudian hari. Paparan asap dalam waktu lama juga berdampak pada jantung dan pembuluh darah.
Selain itu, partikel dan zat kimia dalam asap karhutla dapat meningkatkan risiko anak terkena kanker paru saat dewasa.
Menurut dr Fifi, dampak asap karhutla tidak berhenti pada masalah fisik. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa paparan asap dapat menurunkan kecerdasan dan kualitas performa akademik anak.
Kondisi ini berpotensi membuat mereka kesulitan beradaptasi di dunia kerja kelak, sehingga berpengaruh pada pendapatan dan kesejahteraan hidupnya.
Aspek kesehatan mental juga perlu menjadi perhatian. Paparan bencana karhutla dapat menimbulkan pengalaman traumatis pada anak, yang dalam beberapa kasus dapat berkembang menjadi gangguan stres pascatrauma (PTSD).
Karena itu, dr Fifi menekankan pentingnya antisipasi sejak dini agar dampak jangka panjang karhutla terhadap anak tidak terjadi.
BACA JUGA:Orangtua Diminta Waspadai Batuk dan Sesak Anak Akibat Asap Karhutla
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:












