Selasa 20-10-2026,15:23 WIB
Reporter:
MG – Revina Yuliani |
Editor:
Jefri Ardi

Aktivis Greenpeace Indonesia memanjat Patung Selamat Datang di Bundaran HI, Jakarta, Selasa (20/10/2026) pagi–
RADARTVNEWS.COM – Aksi Greenpeace Indonesia menarik perhatian masyarakat di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026) pagi. Seorang aktivis perempuan muda memanjat Patung Selamat Datang dan membentangkan spanduk berukuran besar bertuliskan “Makin Sulitnya Biaya Hidup”.
Aksi tersebut menjadi bentuk penyampaian aspirasi terkait meningkatnya beban ekonomi masyarakat yang dinilai berkaitan dengan dampak krisis iklim. Greenpeace menyoroti bagaimana bencana ekologis dan cuaca ekstrem dapat memengaruhi pendapatan warga serta meningkatkan harga kebutuhan pokok.
Melalui aksi di salah satu ikon ibu kota tersebut, Greenpeace berupaya menarik perhatian pemerintah dan masyarakat terhadap persoalan lingkungan yang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari. Kenaikan harga pangan dan terganggunya mata pencaharian menjadi sejumlah persoalan yang turut disoroti.
Krisis iklim tidak hanya berdampak pada kelestarian alam, tetapi juga berpotensi memperburuk kondisi ekonomi kelompok masyarakat rentan. Bencana seperti banjir dan kekeringan, misalnya, dapat mengganggu aktivitas pertanian serta distribusi bahan pangan.
Aksi ini juga menjadi momentum bagi Greenpeace untuk mendorong pemerintah mengambil langkah nyata dalam menangani krisis iklim sekaligus meringankan beban hidup masyarakat. Upaya tersebut dinilai perlu dilakukan melalui kebijakan yang memperhatikan perlindungan lingkungan dan kesejahteraan warga.
Kehadiran aktivis di puncak Patung Selamat Datang membuat aksi tersebut menjadi perhatian di tengah aktivitas masyarakat di kawasan Bundaran HI. Namun, aksi memanjat monumen juga memiliki risiko keselamatan sehingga penanganannya memerlukan perhatian petugas terkait.
Melalui pesan yang disampaikan lewat spanduk, Greenpeace berharap persoalan biaya hidup dan krisis iklim mendapatkan perhatian lebih luas. Aksi tersebut sekaligus mengingatkan bahwa kebijakan lingkungan dan kondisi ekonomi masyarakat memiliki keterkaitan yang perlu ditangani secara serius.
BACA JUGA:Fenomena No Viral No Justice Kembali Jadi Sorotan, Publik Pertanyakan Penegakan Hukum
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:












