Jumat 16-10-2026,14:09 WIB
Reporter:
MG – Sarah Wafi Taqiya|
Editor:
Jefri Ardi

Ketika kejujuran malah bikin satu ruangan sidang kelimpungan Siapa nih yang udah siap dibuat ngakak sekaligus mikir bareng? Film Bapak Paling Jujur sudah tayang di bioskop.–
RADARTVNEWS.COM – Film komedi satire Bapak Paling Jujur resmi tayang di bioskop Indonesia sejak Kamis (15/10/2026). Sebelum rilis, film arahan Fajar Nugros ini sempat diwarnai seruan boikot di media sosial. Namun, saat pemutaran khusus digelar, satu studio terisi penuh dan penonton memberi tepuk tangan.
Film produksi Cahaya Pictures bersama Studio Antelope ini dibintangi Andovi da Lopez sebagai Jonas Prakoso, calon gubernur muda yang piawai membangun citra. Hidupnya berubah setelah kutukan dari sang nenek membuatnya tidak bisa berbohong dan kehilangan filter. Apa pun yang terlintas di pikirannya langsung terucap di depan keluarga, tim kampanye, lawan politik, dan publik. Benedictus Siregar berperan sebagai Marbun, manajer kampanye yang kewalahan menghadapi kekacauan itu.
Skenario ditulis Rino Sarjono, dengan durasi 103 menit dan klasifikasi usia 13 tahun ke atas. Film ini diadaptasi dari film komedi Brasil O Candidato Honesto (2014) dan disesuaikan dengan konteks politik Indonesia.
Pada Jumat (9/10/2026), pemutaran khusus bersama komunitas Movieverse digelar di Setiabudi One XXI, dihadiri Andovi, Benedictus, dan Rizky M. Antusiasme terlihat sejak registrasi, hingga satu studio penuh. Sejumlah penonton membagikan kesan positif setelah menonton.
BACA JUGA:Hobi Menulis Review Tempat yang Dikunjungi, Pengalaman Harian Jadi Catatan Pribadi
Kesan positif juga datang dari penonton di Mall Kartini pada hari perdana tayang, Kamis (15/10/2026). Seorang penonton memberi nilai 8 dari 10 untuk film ini. Menurutnya, ceritanya terasa relate dengan kondisi warga negara Indonesia. Ia juga memberi apresiasi karena film ini berani mengangkat tema yang sensitif. Di luar keberaniannya, ia menilai film ini menyimpan pesan moral yang bisa dipetik, yakni untuk selalu jujur dalam kondisi apa pun.
Produser Aoura Lovenson Chandra menjelaskan film ini berangkat dari pertanyaan tentang apa yang terjadi bila seseorang yang membangun kesuksesan di atas kebohongan tiba-tiba tidak bisa berbohong lagi. Fajar Nugros menekankan bahwa kejujuran bukan hanya soal berkata benar, melainkan juga cara membangun kepercayaan, dan bahwa mencoba jujur perlu dimulai dari sekarang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
tvonenews












