Scroll untuk membaca artikel
Nasional

Delapan Persen Wilayah Indonesia Mulai Memasuki Musim Hujan, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan

×

Delapan Persen Wilayah Indonesia Mulai Memasuki Musim Hujan, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan

Share this article


Delapan Persen Wilayah Indonesia Mulai Memasuki Musim Hujan, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan




—

RADARTVNEWS.COM — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa sekitar 8 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah memasuki musim hujan hingga pertengahan Oktober 2026. Sementara itu, sebagian besar wilayah Indonesia masih mengalami musim kemarau.

Berdasarkan informasi yang beredar pada 16 Oktober 2026, sekitar 76 persen Zona Musim di Indonesia masih berada dalam periode kemarau. Kondisi tersebut terutama terjadi di wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan Sulawesi.

Baca Juga :  Gerakan Patungan untuk Hutan Gagasan Ferry Irwandi Tembus Donasi Rp10,5 Miliar

Situasi ini berpotensi memperpanjang kekeringan meteorologis di sejumlah daerah yang masih mengalami keterbatasan curah hujan. Wilayah yang perlu mendapat perhatian meliputi Sumatera bagian selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian Kalimantan dan Sulawesi, Maluku, serta Papua Selatan.

Meski sebagian besar wilayah masih mengalami kemarau, hujan tetap berpeluang turun di sejumlah daerah. Dinamika atmosfer dapat memicu pembentukan awan hujan secara lokal dalam waktu relatif singkat.

Sejumlah fenomena atmosfer turut memengaruhi potensi hujan tersebut. Aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) diperkirakan aktif di sebagian Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, dan Maluku Utara. Sementara itu, gelombang Rossby Ekuatorial dan gelombang Kelvin juga berpotensi mendukung pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia.

Baca Juga :  Dari Masjid ke Lingkungan Warga di Jum'at Keliling, Kapolda Kepri Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas

Kombinasi kondisi atmosfer tersebut dapat memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat, petir, maupun angin kencang secara lokal. Oleh karena itu, masyarakat tetap perlu memperhatikan informasi prakiraan cuaca meskipun daerahnya masih berada dalam periode kemarau.

BMKG memperkirakan sebagian besar wilayah Indonesia mulai memasuki musim hujan pada November hingga Desember 2026. Namun, waktu kedatangannya dapat berbeda antara satu daerah dan daerah lainnya, bergantung pada kondisi iklim setempat.

Masyarakat diimbau untuk menggunakan air secara bijak selama musim kemarau, mengantisipasi dampak kekeringan, serta menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan. Selain itu, warga perlu mewaspadai perubahan cuaca mendadak dan mengikuti informasi resmi dari BMKG.

Baca Juga :  Kabut Asap Selimuti Timor Leste, Matahari Tak Terlihat

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

bmkg



Source link