Scroll untuk membaca artikel
Peristiwa

Kenapa Umang-Umang Suka Gonta-Ganti Cangkang? Ternyata Ini Alasan di Baliknya

×

Kenapa Umang-Umang Suka Gonta-Ganti Cangkang? Ternyata Ini Alasan di Baliknya

Share this article


Kenapa Umang-Umang Suka Gonta-Ganti Cangkang? Ternyata Ini Alasan di Baliknya




—

RADARTVNEWS.COM – Siapa pun yang pernah bermain di pantai atau memelihara umang-umang (hermit crab) pasti pernah melihat hewan mungil ini keluar dari cangkangnya, memeriksa cangkang lain, lalu berpindah. Perilaku itu bukan sekadar iseng. Bagi umang-umang, cangkang adalah rumah sekaligus perisai yang menentukan peluang bertahan hidup.

 

1. Tubuhnya Lunak dan Tidak Punya Cangkang Sendiri

Berbeda dengan kepiting biasa, umang-umang memiliki bagian perut yang lunak dan melengkung. Bagian ini sangat rentan terhadap predator maupun panas dan kekeringan. Karena itu, mereka memakai cangkang siput kosong sebagai pelindung dan membawanya ke mana-mana.

 

2. Tubuh Membesar, Cangkang Tidak Ikut Tumbuh

Cangkang yang dipakai adalah milik siput yang sudah mati, sehingga ukurannya tetap. Saat umang-umang bertambah besar dan melewati masa ganti kulit, cangkang lama terasa sempit. Cangkang yang terlalu sesak membatasi pertumbuhan dan membuatnya tidak nyaman, sehingga ia harus mencari hunian baru yang lebih lega.

 

3. Mencari Cangkang yang Pas

Umang-umang tergolong pemilih. Cangkang yang terlalu kecil tidak mampu melindungi seluruh tubuh, sedangkan cangkang yang terlalu besar berat dibawa dan menyulitkan gerak. Sebelum pindah, mereka biasanya memeriksa bagian luar dan dalam cangkang dengan capit dan kaki, menilai ukuran, bobot, serta bentuk lubangnya.

BACA JUGA:Empat Pelaut Indonesia Pulang setelah Disandera Bajak Laut Somalia

4. Cangkang Rusak atau Kurang Aman

Cangkang yang retak, berlubang, atau aus tidak lagi memberi perlindungan maksimal. Dalam kondisi seperti itu, umang-umang cenderung mencari cangkang yang lebih kokoh begitu ada kesempatan.

 

5. Rantai Pertukaran Cangkang

Salah satu perilaku paling unik adalah vacancy chain atau rantai kekosongan. Ketika satu umang-umang mendapat cangkang yang lebih besar, cangkang lamanya menjadi tersedia bagi individu lain yang lebih kecil. Pada beberapa pengamatan, mereka tampak berbaris menurut ukuran, lalu berganti cangkang secara berurutan.

 

6. Cangkang Kosong Tidak Selalu Mudah Didapat

Di alam, jumlah cangkang kosong yang layak pakai terbatas. Akibatnya, persaingan bisa terjadi, bahkan sampai berebut cangkang. Pengambilan cangkang di pantai oleh manusia dapat mengurangi pasokan hunian bagi mereka.

 

Tips bagi Pemelihara Umang-Umang

 

Bagi yang memelihara umang-umang, sediakan beberapa cangkang kosong berbagai ukuran dan bentuk, tanpa cat atau pelapis, agar mereka bisa memilih sendiri. Jangan menarik paksa umang-umang dari cangkangnya karena dapat melukai tubuhnya.

Perilaku gonta-ganti cangkang pada akhirnya menunjukkan betapa pentingnya hunian yang tepat bagi makhluk kecil ini, dan bagaimana mereka membentuk interaksi unik dengan sesamanya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:



Source link