Selasa 20-10-2026,21:42 WIB
Reporter:
MG – Puja Yana|
Editor:
Jefri Ardi

ilustrasi kebakaran KMP-Ilustrasi (Magnific)-Magnific
RADARTVNEWS.COM – Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi mengalami kebakaran hebat di perairan Pulau Merak Besar, Cilegon, Banten, Selasa (20/10/2026) sore. Dalam insiden tersebut, seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat, sedangkan seluruh kendaraan bermotor yang diangkut kapal dilaporkan hangus terbakar.
KMP Batumandi merupakan kapal jenis roll-on/roll-off (ro-ro) yang melayani pelayaran dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung, menuju Pelabuhan Merak, Banten. Kebakaran terjadi saat kapal berada di perairan sekitar Pelabuhan Merak.
Proses penyelamatan penumpang dilakukan oleh tim gabungan menggunakan sejumlah armada, mulai dari kapal patroli, perahu nelayan setempat, perahu karet, hingga Rigid Inflatable Boat (RIB) milik Basarnas Banten.
Evakuasi Penumpang Dilakukan Secara Bertahap
Seluruh penumpang yang berhasil dievakuasi dari kapal diarahkan menuju zona penanganan medis darurat di Dermaga 6 Eksekutif Pelabuhan Merak.
Hingga Selasa malam, Basarnas Banten bersama Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) masih melakukan verifikasi terhadap manifest resmi penumpang.
Di tengah proses penanganan, sejumlah titik api masih menyala di kapal sehingga tim gabungan memprioritaskan upaya pemadaman untuk mencegah kebakaran terus berlangsung.
Akibat kebakaran tersebut, seluruh kendaraan yang berada di dalam kapal tidak berhasil diselamatkan dan ikut hangus bersama badan KMP Batumandi.
Api Pertama Terlihat di Dek Atas Kapal
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan bahwa KMP Batumandi bertolak dari Pelabuhan Bakauheni pada pukul 14.52 WIB. Sekitar pukul 16.15 WIB, kapal mengalami gangguan yang kemudian diikuti munculnya percikan api.
Petugas di darat melihat titik api berasal dari bagian buritan atau belakang kapal, tepatnya di dek atas yang digunakan untuk mengangkut kendaraan kecil.
Hingga informasi tersebut disampaikan, ASDP belum dapat memastikan penyebab utama kebakaran yang melanda kapal tersebut.
Penyebab pasti insiden masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang. Sementara itu, tim gabungan terus melakukan penanganan di lokasi, termasuk pemadaman sisa api dan pendataan penumpang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
merahputih.com












