Scroll untuk membaca artikel
Nasional

Usai Jadi Korban Perdagangan Ilegal ke India, Orangutan Sumatera ‘Heera’ Berhasil Dipulangkan ke Indonesia

×

Usai Jadi Korban Perdagangan Ilegal ke India, Orangutan Sumatera ‘Heera’ Berhasil Dipulangkan ke Indonesia

Share this article


Usai Jadi Korban Perdagangan Ilegal ke India, Orangutan Sumatera 'Heera' Berhasil Dipulangkan ke Indonesia




Kementerian Kehutanan berhasil memulangkan seekor orangutan Sumatera jantan bernama Heera yang sebelumnya diselundupkan secara ilegal ke Mumbai, India–IDN TIMES

RADARTVNEWS.COM – Upaya penyelamatan satwa liar yang dilindungi kembali membuahkan hasil positif. Kementerian Kehutanan Republik Indonesia berhasil memulangkan seekor orangutan Sumatera (Pongo abelii) yang menjadi korban jaringan perdagangan satwa liar ilegal internasional. Satwa langka tersebut sebelumnya sempat diselundupkan secara ilegal hingga ke Mumbai, India.

Proses pemulangan atau repatriasi ini berhasil dilakukan berkat kerja sama intensif antara pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kehutanan dengan berbagai pihak terkait di tingkat internasional. Orangutan jantan tersebut akhirnya tiba dengan selamat di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Senin (19/10/2026).  

Baca Juga :  Harga Kakao Kering Tembus Rp80 Ribu per Kg, OJK Dorong Petani Pesawaran Naik Kelas

Sebelum dipulangkan, orangutan ini sempat dikenal dengan nama Rocky di lokasi penampungan. Namun, setibanya di Indonesia, ia kini resmi diberi nama baru, yaitu Heera, yang diambil dari bahasa lokal yang berarti “berlian”. Pemberian nama ini menyimbolkan betapa berharganya keberadaan satwa endemik tersebut bagi keanekaragaman Indonesia.  

Keberhasilan repatriasi Heera menjadi bukti nyata komitmen tegas pemerintah Indonesia dalam melindungi keberadaan satwa yang terancam punah. Selain itu, langkah ini juga mempertegas penolakan keras terhadap segala bentuk kejahatan perdagangan ilegal satwa liar lintas negara yang masih marak terjadi.

Baca Juga :  Perbaikan Teuku Umar–ZA Pagar Alam Dimulai, Antisipasi Kepadatan Koridor MBK Jadi Perhatian

Setelah mendarat di Sumatera Utara, Heera tidak langsung dilepaskan ke alam bebas. Satwa tersebut terlebih dahulu harus menjalani serangkaian prosedur pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh yang dilakukan oleh tim dokter hewan. Selanjutnya, Heera akan mengikuti proses rehabilitasi dan habituasi guna memastikan kondisi fisik serta perilakunya benar-benar siap sebelum akhirnya dikembalikan ke habitat aslinya di hutan Sumatera.

Kehadiran kembali Heera di Tanah Air membawa harapan baru bagi kelestarian populasi orangutan Sumatera. Peristiwa ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi para pelaku kejahatan perdagangan satwa liar bahwa pemerintah akan terus mengejar dan menyelamatkan kekayaan Indonesia dari mana pun.

Baca Juga :  Kembali Maju, Wira & Adi Kurniawan Siap Bawa PWI dan DK PWI Lampung Lebih Baik Lagi

BACA JUGA:Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, BEM UI dan Koalisi Sipil Siapkan Aksi di Jakarta

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

kumparan



Source link