Kamis 22-10-2026,10:26 WIB
Reporter:
MG – Annisa Nayla Meriza|
Editor:
Jefri Ardi

tips memilih sepatu yang aman untuk mendaki gunung–Travel Kompas
RADARTVNEWS.COM – Sepatu menjadi salah satu perlengkapan penting yang perlu diperhatikan sebelum mendaki gunung. Namun, sebagian pendaki mungkin bertanya-tanya apakah sepatu lari biasa bisa digunakan untuk menghadapi jalur pendakian.
Pada dasarnya, tidak ada larangan mutlak menggunakan sepatu lari untuk mendaki. Meski demikian, sepatu lari biasa memiliki desain yang berbeda dari sepatu hiking atau trekking sehingga penggunaannya perlu disesuaikan dengan kondisi medan.
Ada sejumlah hal yang perlu dipertimbangkan sebelum menggunakan sepatu lari untuk mendaki gunung. Salah satunya adalah daya cengkeram sol. Sepatu lari biasa umumnya dirancang untuk permukaan yang relatif rata, seperti aspal atau lintasan lari. Sementara itu, jalur pendakian bisa berupa tanah berlumpur, bebatuan, hingga permukaan licin yang membutuhkan cengkeraman lebih kuat. Perbedaan tersebut membuat sepatu lari biasa berisiko lebih mudah tergelincir ketika digunakan di jalur terjal atau basah.
Selain itu, sepatu lari umumnya memiliki potongan rendah yang tidak menutupi pergelangan kaki. Kondisi ini membuat perlindungan terhadap benturan batu, akar pohon, maupun gerakan kaki yang tidak stabil menjadi lebih terbatas.
Material sepatu juga perlu diperhatikan. Sepatu lari biasanya dibuat dengan bahan ringan dan berpori untuk mendukung sirkulasi udara saat berolahraga. Namun, bahan tersebut dapat lebih rentan terhadap goresan benda tajam serta memungkinkan air dan kotoran masuk ketika melewati jalur basah.
Bantalan sepatu lari yang empuk juga dirancang untuk meredam benturan saat berlari, bukan selalu untuk menopang beban berat dalam perjalanan panjang dengan tas carrier. Karena itu, kenyamanan sepatu di jalan datar belum tentu sama ketika digunakan di medan gunung.
BACA JUGA:Sepatu Putih Menguning? Ini Cara Membersihkan dan Mengembalikan Warnanya Agar Tetap Terlihat Bersih
Meski begitu, sepatu lari masih dapat dipertimbangkan untuk jalur yang relatif ringan, kering, dan sudah tertata. Pendaki tetap perlu memastikan kondisi sepatu masih baik serta memiliki sol dengan cengkeraman yang memadai.
Untuk jalur yang curam, berbatu, atau berlumpur, sepatu hiking maupun trekking lebih disarankan karena dirancang untuk menghadapi medan tersebut. Sepatu trail running juga dapat menjadi alternatif bagi pendaki yang menginginkan alas kaki ringan dengan pola sol yang sesuai untuk medan luar ruang.
Pada akhirnya, pemilihan sepatu perlu disesuaikan dengan karakter jalur, cuaca, durasi pendakian, dan beban yang dibawa. Perlengkapan yang tepat dapat membantu meningkatkan kenyamanan sekaligus mengurangi risiko kecelakaan selama perjalanan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
idn times












