Scroll untuk membaca artikel
Wisata Lampung

Siswi Meksiko Raih Emas di Indonesia Ciptakan Pemadam Api Suara

×

Siswi Meksiko Raih Emas di Indonesia Ciptakan Pemadam Api Suara

Share this article


Siswi Meksiko Raih Emas di Indonesia Ciptakan Pemadam Api Suara




Karime Venegas Hernández (16), siswi asal Meksiko saat menunjukkan alat pemadam api berbasis gelombang suara Vortex Tech ciptaannya yang berhasil meraih medali emas di ISIF 2026.–Dok. (@fakta.beriita)

RADARTVNEWS.COM – Ajang kompetisi sains internasional International Science and Invention Fair (ISIF) 2026 yang diselenggarakan di Universitas Indonesia (UI), Depok, melahirkan inovasi sains memukau. Seorang siswi berusia 16 tahun asal Tamaulipas, Meksiko, bernama Ángela Karime Venegas Hernández, berhasil mencuri perhatian dunia usai meraih penghargaan medali emas.

Baca Juga :  Hari Santri 2026, Ketua DPRD Lampung Timur Rida Aliyah : Aku Santri Selawaase

Siswi jurusan elektronika ini sukses menyabet medali emas di Indonesia setelah menciptakan alat pemadam kebakaran mutakhir berbasis gelombang suara. Inovasi ciptaannya tersebut diberi nama Vortex Tech (atau Vortex-TEC).

Perangkat Vortex Tech bekerja dengan memanfaatkan frekuensi gelombang suara khusus untuk memadamkan Kobaran api tanpa memerlukan air maupun bahan kimia. Gelombang suara berfrekuensi tinggi yang dipancarkan alat ini mampu memisahkan oksigen dari titik api, sehingga pembakaran terhenti secara instan.

BACA JUGA:IMSO ke-23 Berakhir, Olimpiade Sains Jadi Upaya Perkuat Kemampuan Berpikir Siswa Sejak Dini

Baca Juga :  Bukan Cuma Bikin Gerah, Cuaca Panas Juga Bisa Memengaruhi Suasana Hati

Teknologi ini dinilai sangat efektif dan ramah lingkungan karena tidak meninggalkan residu kimia serta aman digunakan untuk memadamkan kebakaran pada instalasi listrik maupun area sensitif.

Keberhasilan Ángela memboyong penghargaan tertinggi dalam ajang ISIF 2026 di kampus UI Depok menjadi bukti nyata tingginya potensi riset generasi muda di kancah internasional. Hasil karyanya menuai apresiasi tinggi dari para dewan juri serta peneliti internasional yang hadir.

Inovasi pemadam api berbasis suara ini diharapkan dapat dikembangkan lebih lanjut ke skala industri untuk membantu penanganan bencana kebakaran secara lebih aman, efisien, dan ramah lingkungan di masa depan.

Baca Juga :  700 Kg Bangkai Ikan Sapu-Sapu Diangkat dari Kali Bekasi, Bau Busuk Ganggu Warga

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:



Source link