Scroll untuk membaca artikel
Hukum dan KriminalVideo Terkini

Hakim Vs Asisten Makin Runyam, Pelapor Asusila Lebih Dulu Dilaporkan Penggelapan

843
×

Hakim Vs Asisten Makin Runyam, Pelapor Asusila Lebih Dulu Dilaporkan Penggelapan

Share this article

Keluarga Hakim Pengadilan Tinggi Tanjungkarang Yang Dilaporkan Dugaan Pelec3hn Terhadap Asistennya Buka Suara Sebelum Laporan 4sus1la Masuk Sang Hakim Sudah Lebih Dulu Melaporkan S- Kepolisi Dengan Sangkaan Menggelapkan Uang 125 Juta Rupiah

Oknum hakim pengadilan tinggi tanjung karang dilaporkan dugaan pelecehan terhadap asisten . Menanggapi perihal tersebut keluarga  terlapor mengatakan  sebelum s-f sudah dilaporkan kepolisi terkait menggelapkan uang 125 juta rupiah.

Pernyataan itu disampaikan oleh toni andrian keponakan dari hakim s-e . Dikatakan toni   pelaporan dilakukan oleh s-f di polresta bandar lampung terlihat janggal .

Baca Juga :   LIVE RADAR SORE 22 FEBRUARI 2024

Karena sebelum s-f melaporkan kasus dugaan pelecehan pada minggu  21 januari 2024 pihak dari hakim s-e sudah melaporkan s-f kepolsek tanjung karang timur  dengan tuduhan penipuanpencurian uang senilai 125 juta rupiah milik hakim s-e .

Hakim s-e membuat laporan itu dengan nomor laporan polisi lpb02i2024spktpolsek tanjung karang timur polresta bandar lampungpolda lampung 3 januari 2024 .

Disampaaikan toni  f-s diberikan kepercayaan untuk memegang kartu atm bri milik hakim s-e  untuk kebutuhan sehari-hari dan gaji dua pembantu rumah tangga ia diberikan kepercayaan karena hakim s-e karena dalam keadaan sakit stroke .

Baca Juga :   Menikmati Wisata Umbul Helau

Namun seiring berjalan waktu  ada banyak kejanggalan dilakuan f-s  dimana uang didalam atm hilang. Setelah dilakukan pengecekan cetak

Rekening koran terdapat banyak transferan ke-nomor rekening tabungan s-f  setelah ditotal uang masuk kerekening s-f senilai 125 juta rupiah .

Kuat dugaan s-f melaporkan s-e kepolresta bandar lampung dengan tuduhan pelecehan sexsual  karena posisinya terjepit  dengan laporan  s-e yang lebih dulu melaporkan s-f dengan pencurian uang dan penipuan .

Disampaikan toni s-e memang mengalami sakit stroke  untuk kondisi terkini semakin ngedrop dan hanya bisa terbaring diatas kasur . Dan rencana akan dirujuk kerumah sakit .

Baca Juga :   Stok Bulog Kurang, Harga Beras Melambung Rp 17 Ribu

Informasi Berita, Liputan, Iklan, Kerjasama, Talkshow & LIve Event Hubungi WA : 0813-6902-6789

SAHABAT RADAR TV, JANGAN LUPA LIKE, COMMENT, DAN SUBSCRIBE CHANNEL YOUTUBE RADAR LAMPUNG TV, JUGA AKTIFKAN LONCENG NOTIFIKASI AGAR TIDAK KETINGGALAN UPDATE MENGENAI ISU-ISU TERKINI DI PROVINSI LAMPUNG*

Informasi dan Berita Lainnya Simak di :
Website :
https://radartv.disway.id/
https://www.radartv.co.id/

Follow akun twitter kami : @radarlampungtv
Follow akun instagram kami : @radarlampung.tv
Follow akun facebook kami : @radartvlampung

source