Selasa 27-10-2026,06:12 WIB
Reporter:
MG – Sarah Wafi Taqiya|
Editor:
Jefri Ardi

—
RADARTVNEWS.COM – Seorang pelajar asal Meksiko mencuri perhatian dalam International Science and Invention Fair (ISIF) 2026 yang digelar di Universitas Indonesia, Depok. Ángela Karime Venegas Hernández, siswi jurusan elektronika asal Tamaulipas, meraih medali emas berkat Vortex Tech, prototipe alat pemadam api yang memakai gelombang suara berfrekuensi rendah tanpa air maupun bahan kimia.
Kompetisi tersebut berlangsung pada 13–17 Oktober 2026 dan diikuti peserta dari 25 negara. Dalam kategori dan tingkat yang diikuti Ángela, terdapat sekitar 110 proyek yang bersaing. Ia membawa pulang medali emas kategori Teknologi tingkat sekolah menengah, serta penghargaan khusus IYSA Semi Grand Award. Menurut media Meksiko El Imparcial, penghargaan khusus itu membuka kesempatan baginya mengikuti I2ASPO 2026, ajang daring lain bertaraf internasional.
Ángela berasal dari CETis 78 di Altamira, Tamaulipas, berusia 17 tahun.
Vortex Tech, yang juga dikenal dengan nama Acoustic Waves, menghasilkan gelombang suara berfrekuensi rendah sekitar 30 hertz untuk mengganggu kestabilan nyala api. Prinsip ini berbeda dari alat pemadam konvensional yang memakai air, busa, atau serbuk kimia. Sejumlah laporan menyebut gelombang itu menggeser oksigen di sekitar api sehingga api padam.
Gagasan alat ini bermula dari ketertarikan Ángela pada teknologi meriam sonik untuk pemadaman api. Bersama pembimbingnya, José Arturo Hernández Muñoz, ia mengembangkan perangkat yang terdiri dari baterai 12 volt, generator frekuensi, penguat suara, dan pengeras suara.
Inovasi ini dikembangkan sebagai alternatif penanganan kebakaran skala kecil. Vortex Tech masih berstatus prototipe dan belum tersertifikasi sebagai alat pemadam kebakaran komersial. Efektivitasnya perlu diuji lebih lanjut berdasarkan pengujian teknis dan jenis kebakaran yang ditangani sebelum digunakan secara luas.
Capaian Ángela menjadi bukti bahwa gagasan sederhana yang digarap serius bisa bersaing di tingkat dunia. Kehadiran ajang seperti ISIF di Indonesia juga membuka ruang bagi pelajar dari berbagai negara untuk saling belajar dan memamerkan karya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
tiktok @beritaviral_












