Rabu 28-10-2026,21:15 WIB
Reporter:
MG – Salsabila Indiana Putri|
Editor:
Jefri Ardi

Jajaran kementerian dan Perum Bulog saat menggelar koordinasi kepastian ketersediaan pasokan beras nasional menjelang Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.–
RADARTVNEWS.COM – Menjelang momentum perayaan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru), Perum Bulog memastikan ketersediaan pasokan beras nasional berada dalam kondisi aman dan memadai. Kepastian ini disampaikan untuk menjamin kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi dengan baik di seluruh wilayah Indonesia.
Saat ini, total stok beras yang dikelola langsung oleh Bulog tercatat mencapai sekitar 4,5 juta ton. Sementara itu, total perkiraan ketersediaan beras secara nasional menembus angka 25 juta ton, yang diproyeksikan mencukupi kebutuhan masyarakat hingga 10 bulan ke depan.
Guna mengantisipasi potensi lonjakan permintaan dan menjaga keterjangkauan harga pangan di tingkat konsumen, pemerintah turut menyiapkan langkah intervensi strategis. Tambahan pasokan beras sebanyak 1 juta ton disiapkan melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga pangan (SPHP).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketahanan pasokan beras di pasar dan menekan fluktuasi harga yang kerap terjadi pada periode libur akhir tahun.
Perkuat Distribusi Lewat Pasar Rakyat dan Gerakan Pangan Murah
Penyaluran beras SPHP dan beras cadangan pemerintah akan diperkuat melalui berbagai saluran distribusi. Pemerintah mengoptimalkan jaringan pasar rakyat, Gerakan Pangan Murah (GPM), serta berbagai jaringan penyalur resmi lainnya.
Melalui jaringan distribusi yang terintegrasi ini, masyarakat diimbau tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan maupun stabilitas harga bahan pangan pokok hingga memasuki tahun baru.
BACA JUGA:Beras Premium Langka di Ritel Modern, Pemerintah Tambah Pasokan Bulog
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
unggahan akun instagram @suaradotcom












