Rabu 28-10-2026,22:04 WIB
Reporter:
MG – Najwa Santi Femida |
Editor:
Jefri Ardi

Pelapor Khusus PBB Francesca Albanese mengimbau Indonesia mempertimbangkan kembali keterlibatannya dalam Board of Peace rintisan Donald Trump.–CNBC Indonesia
RADARTVNEWS.COM – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Pelapor Khusus untuk Hak Asasi Manusia di Palestina, Francesca Albanese, mengimbau pemerintah Indonesia untuk mempertimbangkan kembali rencananya bergabung dalam Board of Peace (BoP).
Imbauan ini disampaikan Albanese dalam wawancaranya di Jakarta pada Kamis (22/10/2026), menanggapi langkah Indonesia yang sebelumnya menyatakan bersedia menjadi anggota badan penanganan konflik global rintisan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tersebut.
Peringatan ini dikeluarkan karena BoP dinilai sangat dipengaruhi oleh kepentingan Amerika Serikat dan Israel, sehingga berisiko mengesampingkan peran serta hak-hak rakyat Palestina.
Albanese menegaskan, meski Indonesia memiliki niat baik untuk membantu pemulihan dan menyiagakan pasukan perdamaian ke Gaza, bergabung dengan mekanisme tersebut justru berbahaya dan berisiko merusak posisi historis Indonesia yang selama ini konsisten membela kemerdekaan Palestina.
Merespons hal tersebut, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menegaskan bahwa pembahasan mengenai keterlibatan Indonesia di dalam BoP saat ini masih ditangguhkan.
Sementara itu, pihak BoP menyangkal tuduhan dikesampingkannya Palestina dengan menyatakan bahwa pemulihan Gaza tetap melibatkan profesional Palestina melalui komite khusus (NCAG). Namun, PBB menilai keberadaan komite tersebut belum cukup kuat untuk menjamin keterwakilan penuh suara rakyat Palestina.
BACA JUGA:Pemerintah Inggris Imbau Warga Hadapi Krisis hingga Potensi Perang dalam 1.000 Hari
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
kompas.com












