Jumat 30-10-2026,19:20 WIB
Reporter:
MG – Neza Indira Ajeng Pratiwi|
Editor:
Jefri Ardi

Official poster film Laut Bercerita —
RADARTVNEWS.COM — Film Laut Bercerita tidak hanya menghadirkan kisah perjuangan mahasiswa pada akhir era 1990-an, tetapi juga mengajak penonton melihat sisi kemanusiaan di balik sejarah penghilangan paksa. Melalui cerita tentang keberanian, kehilangan, dan penantian keluarga, film ini kembali membuka ruang untuk mengingat peristiwa masa lalu yang meninggalkan luka bagi banyak orang.
Film yang mulai tayang di bioskop Indonesia pada Kamis, 29 Oktober 2026 ini diadaptasi dari novel berjudul sama karya Leila S. Chudori yang terbit pada 2017. Disutradarai oleh Yosep Anggi Noen, film Laut Bercerita membawa kisah perjuangan aktivis mahasiswa ke layar lebar melalui perjalanan tokoh Biru Laut yang diperankan Reza Rahadian.
Cerita ini berpusat pada Biru Laut, mahasiswa yang terlibat dalam gerakan kritis bersama kelompok studi Winatra. Bersama rekan-rekannya, Laut memperjuangkan kebebasan berpendapat dan keadilan di tengah situasi politik yang penuh tekanan pada masa Orde Baru. Aktivitas mereka kemudian membawa risiko besar ketika Laut dan sejumlah rekannya menjadi sasaran pengejaran hingga mengalami penghilangan paksa.
Namun, kisah dalam Laut Bercerita tidak berhenti pada pengalaman para aktivis. Film ini turut menyoroti keluarga dan orang-orang terdekat yang harus menghadapi kehilangan tanpa kepastian mengenai nasib mereka yang menghilang. Penantian panjang, kerinduan, serta pertanyaan yang tidak kunjung terjawab menjadi bagian penting yang memperlihatkan dampak peristiwa tersebut terhadap kehidupan orang-orang yang ditinggalkan.
Salah satu tokoh yang menggambarkan sisi tersebut adalah Asmara Jati, adik Biru Laut. Melalui perjuangannya mencari kepastian mengenai sang kakak, penonton diajak memahami bahwa penghilangan paksa bukan sekadar bagian dari catatan sejarah, melainkan juga persoalan kemanusiaan yang meninggalkan dampak panjang bagi keluarga korban.
Kehadiran Laut Bercerita di layar lebar menjadi pengingat bahwa sejarah tidak hanya berkaitan dengan peristiwa dan angka, tetapi juga kehidupan manusia yang terdampak. Kisah para tokohnya membuka ruang bagi generasi muda untuk mengenal kembali persoalan kebebasan berekspresi, keadilan, serta pentingnya menjaga ingatan terhadap peristiwa masa lalu.
Lebih dari sekadar menyajikan drama sejarah, Laut Bercerita mengajak penonton merenungkan arti kehilangan, keberanian dalam menyuarakan kebenaran, dan pentingnya memastikan peristiwa serupa tidak terulang kembali. Sebab, bagi mereka yang ditinggalkan tanpa kepastian, cerita tentang kehilangan tidak selalu berakhir ketika sebuah film selesai diputar.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
cnn indonesia












