Scroll untuk membaca artikel
Wisata Lampung

Proyek Kabel Bawah Tanah di Thailand Ungkap Fondasi Kota Kuno Berusia 500 Tahun

×

Proyek Kabel Bawah Tanah di Thailand Ungkap Fondasi Kota Kuno Berusia 500 Tahun

Share this article


Proyek Kabel Bawah Tanah di Thailand Ungkap Fondasi Kota Kuno Berusia 500 Tahun




Pekerja proyek pemasangan kabel listrik bawah tanah di Phitsanulok, Thailand, menemukan sisa fondasi tembok kota berusia lebih dari 500 tahun. –DetikTravel

RADARTVNEWS.COM – Pekerjaan pemasangan kabel listrik bawah tanah di Kota Phitsanulok, Thailand, justru membawa temuan bersejarah yang tidak terduga. Para pekerja menemukan fondasi tembok kota kuno yang diperkirakan telah berusia lebih dari 500 tahun.

Temuan tersebut berada di Jalan Maha Thammaracha. Setelah penemuan itu, Wali Kota Phitsanulok, Sirichin Hanphithakphong, bersama perwakilan Kantor Seni Rupa Sukhothai mendatangi lokasi untuk melihat langsung kondisi peninggalan tersebut.

Baca Juga :  Iced Mango Matcha Coconut, Minuman Tiga Lapis dengan Perpaduan Mangga dan Kelapa

Berdasarkan hasil pemeriksaan, fondasi yang ditemukan diketahui merupakan bagian dari sisi selatan tembok Kota Lama Phitsanulok. Struktur itu diperkirakan berasal dari masa pemerintahan Raja Borommatrailokkanat pada awal periode Kerajaan Ayutthaya.

Raja Borommatrailokkanat diketahui pernah menetap di Phitsanulok selama sekitar 25 tahun ketika memimpin peperangan melawan Kerajaan Lanna. Pada masa tersebut, Phitsanulok juga sempat berperan sebagai ibu kota Kerajaan Ayutthaya.

Tembok kota itu awalnya merupakan struktur tanah peninggalan era Sukhothai yang kemudian diperkuat menggunakan material batu bata sebagai bagian dari sistem pertahanan. Namun, sebagian besar bagian atasnya dibongkar pada awal periode Rattanakosin. Langkah tersebut dilakukan agar bangunan tidak dimanfaatkan oleh pasukan lawan sebagai benteng pertahanan.

Baca Juga :  Resep Almond Cookies Ekonomis, Kue Kering Renyah dengan Bahan Hemat

Seiring perkembangan kota, pembangunan jalan dan kawasan permukiman turut menyebabkan banyak bagian tembok menghilang. Meski demikian, sisa struktur yang relatif utuh masih dapat dijumpai di kawasan Wat Pho Yan.

Menanggapi penemuan tersebut, pemerintah kota memutuskan menghentikan sementara aktivitas penggalian. Langkah ini dilakukan agar fondasi tidak mengalami kerusakan selama proses pembangunan berlangsung.

Pemerintah setempat juga berencana berkoordinasi dengan lembaga pelestarian budaya untuk menentukan langkah perlindungan. Salah satu gagasan yang dipertimbangkan adalah memasang penanda di permukaan jalan sehingga masyarakat dan wisatawan dapat mengetahui keberadaan tembok bersejarah tersebut.

Baca Juga :  21 Penumpang Speed Boat Alami Gangguan Mesin di Perairan Pulau Auki, Seluruhnya Berhasil Dievakuasi

Penemuan ini menjadi pengingat bahwa pembangunan infrastruktur modern terkadang dapat membuka kembali jejak peradaban masa lalu yang sebelumnya tersembunyi di bawah tanah.

BACA JUGA:Skeleton Flower, Bunga Berkelopak Putih yang Mendadak Transparan Saat Terkena Hujan

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

detiktravel



Source link