Senin 16-03-2026,16:03 WIB
Reporter:
MG Trilia Gita Amanda|
Editor:
Jefri Ardi

Suasana arus mudik di pintu tol trans sumatra -Foto : Ist-
RADARTVNEWS.COM – Arus mudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan di sejumlah ruas Jalan Tol Trans Sumatra. PT Hakaaston (HKA) memastikan kesiapan operasional jalan Tol guna menjamin perjalanan pemudik tetap aman, nyaman, dan lancar selama periode Idulfitri 1447 Hijriah.
PT Hakaaston (HKA) menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menghadapi lonjakan volume kendaraan selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. Persiapan dilakukan melalui penguatan layanan operasional, pemeliharaan infrastruktur jalan tol, serta penyiagaan personel di sejumlah titik strategis.
Langkah ini difokuskan pada beberapa ruas tol di Pulau Sumatra yang diperkirakan mengalami peningkatan volume lalu lintas selama periode mudik.
Sebagai bagian dari kesiapan tersebut, manajemen HKA juga menggelar Apel Siaga Mudik di berbagai ruas tol yang dikelola. Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan personel, armada patroli, serta peralatan pendukung di lapangan agar standar pelayanan tetap terjaga selama masa trafik tinggi.
Lonjakan kendaraan diperkirakan terjadi di jaringan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS). Berdasarkan proyeksi PT Hutama Karya (Persero), volume lalu lintas di JTTS selama periode mudik Lebaran 2026 diprediksi meningkat hingga 47,67 persen dibandingkan kondisi normal. Secara keseluruhan, jumlah kendaraan yang melintas diperkirakan mencapai 7,85 juta unit selama arus mudik dan balik.
Di wilayah Sumatra Bagian Utara, ruas Medan–Binjai dipastikan dalam kondisi siap operasi penuh untuk menyambut peningkatan jumlah pemudik. Pengawasan terhadap marka jalan dan rambu lalu lintas terus dilakukan guna memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan. Sebanyak 102 personel layanan jalan tol disiagakan selama 24 jam, terdiri dari tim patroli, armada derek, hingga unit reaksi cepat.
BACA JUGA:Ide Jualan Menjelang Lebaran 2026: Raih Cuan di Momen Mudik dan Hari Raya
Sementara di Sumatra Bagian Tengah, ruas Pekanbaru–XIII Koto Kampar juga dipastikan siap melayani arus mudik. Perbaikan fisik di ruas tersebut telah rampung 100 persen sehingga konektivitas antara Provinsi Riau dan Sumatra Barat dapat berjalan optimal. Untuk mendukung kelancaran lalu lintas, sebanyak 233 personel disiagakan selama 24 jam di berbagai titik strategis.
Di gerbang utama Pulau Sumatra, ruas Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter) juga menjadi perhatian utama. Ruas ini diproyeksikan mengalami lonjakan kendaraan dari arah Pelabuhan Bakauheni. HKA telah menyelesaikan pemeliharaan jalan serta memastikan seluruh marka dan rambu keselamatan berfungsi optimal.
Selain itu, sejumlah rest area di ruas tersebut seperti KM 20B, 33B, 49B, 67B, dan 87B dimaksimalkan sebagai area penyangga (buffer zone) guna mengantisipasi kepadatan kendaraan menuju gerbang keluar tol.
Berdasarkan catatan operasional, peningkatan arus kendaraan mulai terlihat. Pada periode 11 hingga 15 Maret 2026, PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll mencatat sebanyak 199.824 kendaraan melintas di ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar. Jumlah tersebut meningkat sekitar 48 persen dibandingkan volume lalu lintas pada hari normal.
Direktur Operasi HKA, Martin Nababan, mengatakan berbagai langkah kesiapan telah dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada pengguna jalan tetap optimal selama periode mudik.
“Persiapan kami mencakup pemeliharaan infrastruktur jalan, penyiagaan personel operasional, serta penguatan koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Seluruh layanan di ruas yang kami kelola disiagakan selama 24 jam agar pengguna jalan dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:












