Sunday, July 25, 2021

Cemari Lingkungan, Warga Demo PT. Cap

Most Read

Ratusan warga desa Merak Belantung kecamatan Kalianda Lampung Selatan, berunjuk rasa di depan kantor  dinas lingkungan hidup, pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Mereka meminta agar PT. Central Avian Pertiwi ditutup, karena limbah kotoran ayam petelur dan menyebabkan banyaknya lalat yang masuk ke pemukiman warga.

Aksi unjuk rasa dimulai dari dinas lingkungan hidup, masa aksi menuding operasional perusahaan ayam pertelur ini telah mengabaikan kebersihan lingkungan. Selain membuat banyaknya lalat di lingkungan sekitar, limbah cair dari perusahaan juga diduga memcemari sungai yang berada di desa Merak Belantung.

Senada disampaikan, ketua DPD GML Metro Slamet Riyadi, instansi terkait harus mengambil langkah serius dalam menyikapi keluhan masyarakat, khususnya terkait operasional PT. Central Avian Pertiwi dua, karena keberadaan perusahaan ini  sudah meresahkan warga. Selain itu, pengunjuk rasa juga mempertanyakan legalitas perusahaan dan instalasi pengolahan air limbah , IPAL , perusahaan kepada dinas lingkungan hidup Lampung Selatan.

Berita Lainnya  Geliat Budaya di Tengah Pandemi

Aksi unjuk rasa berlangsung, sejumlah perwakilan pengunjuk rasa melakukan mediasi dengan dinas lingkungan hidup Lampung Selatan. Massa di terima oleh kepala Dinas DLH di dampingi kepala Dinas Peternakan dan asisten bidang pemerintahan dan Kesra Pemkab Lampung Selatan.

Berita Lainnya  Sipir Rutan Sweeping Perkampungan

Pemkab akan meninjau lokasi perusahaan ayam dan kesimpulannya akan didapatkan 10 hari kedepan. Untuk mengambil kajian-kajian disekitar, kemudian pihaknya akan mempertemukan perwakilan masyarakat didampingi GML dengan pihak terkait untuk mencari solusi dalam penyelesaian masalah tersebut. (Ma/Wo)

berita menarik lainnya

UNTUK ANDA

BERITA TERKINI

Geliat Budaya di Tengah Pandemi

Radartvnews.com - Kegiatan safari budaya akan digelar di lima kabupaten yang ada di Provinsi Lampung yakni Kabupaten Lampung Selatan, Pringsewu, Waykanan, Lampung Barat dan...

berita terkait lainnya