Friday, March 5, 2021

Pecat 10 Karyawan, Disnaker Periksa Alfamart

Most Read

Fenomena Hail Lampung, Hujan Es Guyur Pesawaran

Radartvnews.com- Fenomena hail atau hujan es terjadi di Kabupaten Pesawaran (3/3). Butiran es sebesar kelereng turun disertai hujan  deras dan...

Dibongkar Polres Pesawaran, Muncikari Bekilah Bisnis Prostitusi

Radartvnews.com- Salah satu keberhasilan dalam Operasi Cempaka Polres Pesawaran selama 14 hari yaitu membongkar bisnis prostitusi di dusun 2,...

Kesaksian Wagub Nunik, Bantah Terima Rp 1 M, Akui Rp 150 Juta

https://www.youtube.com/watch?v=cO3jEZSY-L8 Radartvnews.com- Sidang perkara fee proyek Lampung Tengah dengan terdakwa eks Bupati Lampung Tengah Mustofa kembali digelar Kamis (4/3). Sejumlah...

Pelantikan Eselon II, Kadisdikbud Metro Ditarik ke Pemprov

Radartvnews.com- Pemerintah Provinsi Lampung melantik dua Pejabat Eselon II. Kepada Pejabat yang baru dilantik, diharapkan bisa menjalankan tugasnya dengan...

67 Obat Ranitidin Ditarik

Radartvnews.com - BPOM kembali memutuskan untuk menarik 67 obat ranitidin dari pasaran. Putusan ini menyusul dengan temuan NDMA  atau...

OTT Polda Lampung, Satu Pejabat Serahkan Diri

Radartvnews.com - Kabid Humas Polda Lampung, Komisaris Besar Polisi, Zahwani Pandra Arsyad menuturkan, penambahan satu orang tersangka ini, setelah...

Radartvnews.com- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lampung Utara akan menurunkan tim untuk meneliti terkait pemberhentian sepuluh karyawan yang diberhentikan oleh pihak manajemen PT Sumber Alfaria Trijaya TBK, Kotabumi Lampung Utara.

Karyawan diberhentikan sepihak karena dituding menggelapkan uang perusahaan dan melakukan keuntungan secara pribadi.

Sepuluh orang karyawan alfamart yang dipaksa mundur tersebut yaitu Septri Handoko, Iskandar, Heru Wirnarno, Feri Rudianto, Ngajio, Alpian, Edi Sulistio, Erlangga Kristiandi, Ahmad Razip, Ari Gusnadi mereka dituding telah menggelapkan uang perusahaan dan mencari keuntungan pribadi.

“sesuai perundang-undangan yang berlaku permasalahan ini akan dipelajari terlebih dahulu, dan nantinya akan turunkan tim guna mencari tau akar permasalahan sebenarnya,” jelas Mikael Saragih Plt Kepala Disnaker Lampung Utara.

Saragih juga menegaskan, pemberhentian karyawan di tiap perusahaan tidak bisa semena-semena karena ada aturan yang jelas. Selain itu karyawan dan perusahaan juga memiliki perjanjian kerja berupa hak dan kewajiban.

Jika nantinya menemui jalan buntu kemungkinan akan dinaikkanke jalur hukum dan banding sampai ke tingkat Provinsi.(sas/san)

berita menarik lainnya

BERITA TERKINI

Dibongkar Polres Pesawaran, Muncikari Bekilah Bisnis Prostitusi

Radartvnews.com- Salah satu keberhasilan dalam Operasi Cempaka Polres Pesawaran selama 14 hari yaitu membongkar bisnis prostitusi di dusun 2, desa sukaraja kecamatan gedongtataan, Pesawaran. Petugas...

berita terkait lainnya