Thursday, March 4, 2021

Pasal Utang, Sipir Ikat Napi Dipohon

Most Read

Fenomena Hail Lampung, Hujan Es Guyur Pesawaran

Radartvnews.com- Fenomena hail atau hujan es terjadi di Kabupaten Pesawaran (3/3). Butiran es sebesar kelereng turun disertai hujan  deras dan...

Gebrakan Perdana, Bakal Pangkas TKS

Radartvnews.com- Walikota Bandarlampung Eva Dwiana akan melakukan pendataan ulang Tenaga Kontrak Sementara (TKS) di lingkup pemerintah kota setempat. Hal itu...

Pelantikan Eselon II, Kadisdikbud Metro Ditarik ke Pemprov

Radartvnews.com- Pemerintah Provinsi Lampung melantik dua Pejabat Eselon II. Kepada Pejabat yang baru dilantik, diharapkan bisa menjalankan tugasnya dengan...

Jadi Tersangka Korupsi, Eks Dirut BUMD Lambar Desak Polisi Ungkap Tersangka Lain

Radartvnews.com- Subdit III Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung menetapkan dua orang tersangka terkait dugaan korupsi di BUMD milik...

Sabar, Penerimaan CPNS 2021 Tunggu Juknis

Radartvnews.com- Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2021 di Provinsi Lampung masih menunggu jadwal dari pemerintah pusat. Badan Kepegawaian...

Truk JNE Terbakar di KMP Naomi

Radartvnews.com- Ratusan penumpang KMP Naomi, panik saat berlayar dari pelabuhan Merak-Banten menuju pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan (1/3). Kepanikan penumpang terjadi...

Inilah foto viral seorang Napi bernama Apriansyah, yang terjerat Perkara  Kasus Penipuan itu terlihat berdiri dan kedua tanganya terikat dibatang pohon palem, dengan wajah melas. Peristiwa Intimidasi itu terjadi pada hari senin 2 September 2019 lalu, yang dilakukan Sipir bernama J-L.

Kepala Pengamanan Rutan Way Hui Bandar Lampung, Andi Gunawan, membenarkan adanya Personil di rutan melakukan perbuatan yang tidak pantas. Tindakan dilakukan Personilnya merupakan tindakan yang tidak professional.

Dia sudah melakukan pemeriksaan terhadap Oknum Sipir bernama J-L. namun dari hasil pemeriksaan, tindakan dilakukan dikarenakan adanya urusan pribadi, yakni hutang piutang.

Berita Lainnya  Dua Bulan Diteror, Warga Berhasil Tangkap Seekor Buaya

Dimana Napi Apriansyah memiliki utang jual beli rumah senilai 80 juta rupiah, kepada Tante dari J-L. Namun janji untuk melunasi utang selalu diingkari Apriansyah, karena  kesal, J-L dengan sengaja ingin mempermalukan Napi itu dengan cara diikat.

Intimidasi itu diakuinya tidak disertakan dengan penganiayaan atau pun pemukulan. 

Kendati demikian, perbuatan dilakukan Oknum Sipir itu tidak dibenarkan. Sehingga pihaknya bersama petugas dari Kantor Wilayah Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Lampung, masih melakukan pemeriksaan terhadap Napi dan Oknum Sipir.

Sedangkan untuk sanksi dilakukan Oknum Sipir itu masih menunggu hasil pemeriksaan,  sanksi menanti sesuai dengan Peraturan Pemerintah RI atau  PP53 tentang disiplin kepegawaian. (Le/Rie)

berita menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Berita Lainnya  Dua Bulan Diteror, Warga Berhasil Tangkap Seekor Buaya

BERITA TERKINI

Dibongkar Polres Pesawaran, Muncikari Bekilah Bisnis Prostitusi

Radartvnews.com- Salah satu keberhasilan dalam Operasi Cempaka Polres Pesawaran selama 14 hari yaitu membongkar bisnis prostitusi di dusun 2, desa sukaraja kecamatan gedongtataan, Pesawaran. Petugas...

berita terkait lainnya