Scroll untuk membaca artikel
Peristiwa

Rezim Tebar Gaduh, Larang Demo Jelang Pelantikan

1
×

Rezim Tebar Gaduh, Larang Demo Jelang Pelantikan

Share this article

Radartvnews.com – Di saat masyarakat tengah merasakan keresahan terhadap kebijakan-kebijakan yang dinilai tidak pro rakyat, pemerintah justru menunjukkan sikap anti kritiknya dengan mengeluarkan larangan aksi demonstrasi dengan dalih menjaga nama baik negara saat pelantikan presiden dan wakil presiden.

Padahal aksi demonstrasi yang dilakukan selama ini sama sekali tak ada unsur menjatuhkan pemerintahan maupun upaya menggagalkan pelantikan presiden-wakil presiden.

Melainkan bentuk penyampaian aspirasi di muka umum yang juga dilindungi undang-undang dan dilakukan sesuai regulasi yang ada.

Menanggapi larangan ini presiden BEM Universitas Lampung (Unila), Fajar Agung Pangestu menyampaikan, larangan aksi ini justru memperkeruh suasana yang sedang dalam kondisi tidak baik-baik saja. Selain itu larangan ini merupakan bentuk pengekangan pemerintah terhadap kebebasan berpendapat.

Karena itu BEM UKBM Unila saat ini tengah berkoordinasi dengan BEM SI untuk menentukan sikap. Namun, yang jelas apapun kondisinya mahasiswa akan terus bergerak dalam menyuarakan kepentingan rakyat dan bukan untuk menggulingkan kekuasaan pemerintah.

Dia menambahkan, BEM Unila juga berterimakasih kepada Rektor karena sejauh ini pihak Rektorat Unila tidak memberikan larangan maupun sanksi terhadap mahasiswa yang melakukan aksi demonstrasi. (kuh/rie)