Selasa 27-10-2026,12:22 WIB
Reporter:
MG – Puja Yana|
Editor:
Jefri Ardi

Dari Jalanan ke Kotak Suara, Gerakan Mahasiswa Serbia Berhasil Kalahkan Partai Penguasa-Postingan Instagram/ig branko_susnjar_-Instagram/ig branko_susnjar_
RADARTVNEWS.COM — Gerakan mahasiswa Serbia berhasil menjadi kekuatan politik yang menggoyahkan dominasi Presiden Aleksandar Vu?i? setelah kelompok Studentska Lista atau Daftar Mahasiswa meraih kemenangan dalam pemilihan umum sela legislatif pada Minggu (25/10/2026).
Vu?i?, pemimpin yang telah mendominasi politik Serbia selama sekitar 14 tahun, mengakui kekalahan partainya, Partai Progresif Serbia (SNS), berdasarkan hasil sementara pemungutan suara. Pengakuan tersebut disampaikan pada Minggu malam di markas partainya di Beograd.
“Kita masih belum mendapatkan hasil akhir, tetapi jelas bahwa kita telah kalah dalam pemilihan ini,” ujar Vu?i?.
Kemenangan gerakan mahasiswa menjadi sorotan karena berhasil mengubah gelombang demonstrasi menjadi kekuatan elektoral dalam waktu kurang dari dua tahun. Perubahan tersebut berawal dari kemarahan masyarakat terhadap persoalan keselamatan publik, tata kelola pemerintahan, dan dugaan korupsi.
Tragedi Novi Sad Menjadi Pemicu Gerakan
Gelombang protes mahasiswa Serbia bermula setelah kanopi beton di Stasiun Kereta Api Novi Sad runtuh pada 1 November 2024. Tragedi tersebut menewaskan 16 orang dan memicu kemarahan publik terhadap pemerintah.
Banyak warga menilai peristiwa itu sebagai simbol buruknya tata kelola dan dugaan korupsi yang mengakar. Proyek renovasi stasiun yang dikaitkan dengan pemerintahan Vu?i? turut menjadi sorotan masyarakat.
Insiden tersebut kemudian memicu aksi protes mahasiswa di berbagai kampus dan jalanan kota. Pada awalnya, demonstrasi berlangsung secara berkala, tetapi lama-kelamaan berkembang menjadi gerakan nasional yang melibatkan berbagai kelompok masyarakat.
Dukungan tidak hanya datang dari mahasiswa, tetapi juga petani, aktor, akademisi, hingga hakim. Gerakan tersebut berhasil menarik perhatian masyarakat yang sebelumnya merasa tidak terwakili oleh kelompok oposisi politik.
Pada Januari 2025, tekanan politik semakin terasa setelah perdana menteri Serbia saat itu mengundurkan diri dengan alasan meredakan ketegangan. Dua bulan kemudian, Beograd menjadi lokasi salah satu demonstrasi ant pemerintah terbesar dalam sejarah Serbia.
Bagaimana Mahasiswa Berhasil Menggalang Dukungan?
Keberhasilan Studentska Lista tidak hanya bertumpu pada demonstrasi di jalanan, tetapi juga pada kemampuan mereka mengorganisasi gerakan secara terstruktur.
Meski tidak memiliki satu pemimpin utama yang menonjol, para mahasiswa mengatur kegiatan melalui majelis atau sidang pleno. Pola tersebut memungkinkan mereka mengambil keputusan secara kolektif dan mengembangkan gerakan dari tingkat lokal hingga nasional.
Ketika Vu?i? mengumumkan pemilihan umum sela, gerakan mahasiswa telah memiliki dukungan masyarakat dan struktur organisasi untuk menghadapi proses pemilu.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:












