Scroll untuk membaca artikel
Wisata Lampung

Sering Dikonsumsi Masyarakat, Singkong Ternyata Mengandung Racun Alami

×

Sering Dikonsumsi Masyarakat, Singkong Ternyata Mengandung Racun Alami

Share this article


Sering Dikonsumsi Masyarakat, Singkong Ternyata Mengandung Racun Alami




Singkong merupakan bahan pangan yang mengandung senyawa alami penghasil sianida sehingga perlu diolah dengan benar sebelum dikonsumsi.–

RADARTVNEWS.COM – Singkong dikenal sebagai salah satu bahan pangan yang mudah ditemukan dan kerap diolah menjadi berbagai makanan, seperti keripik, gorengan, tape, hingga Singkong rebus. 

Namun, di balik kepopulerannya, umbi-umbian ini ternyata memiliki kandungan alami yang berpotensi menghasilkan zat beracun.

Baca Juga :  Delapan Pendaki Belum Ditemukan Usai Badai Salju Menerjang Himalaya

Senyawa tersebut dikenal sebagai glikosida sianogenik. 

Jika jaringan singkong rusak akibat dipotong, diparut, atau dihancurkan, senyawa ini dapat bereaksi dengan enzim alami dan melepaskan hidrogen sianida (HCN).

Hidrogen sianida merupakan zat beracun yang dapat membahayakan kesehatan apabila masuk ke dalam tubuh dalam jumlah tertentu. 

Karena itu, singkong tidak boleh dikonsumsi mentah atau diolah secara sembarangan.

BACA JUGA:Senyawa Alami dalam Brokoli Diteliti untuk Bantu Atasi Penyakit Saraf Langka

Dilansir dari detikSumut, Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) menjelaskan bahwa singkong mengandung dua jenis glikosida sianogenik, yakni linamarin dan lotaustralin. 

Baca Juga :  Pemkab OKU Selatan Sambut Rombongan HKSL & Hikam Lampung, Salurkan Bantuan Kemanusiaan Korban Kebakaran

Kandungan tersebut secara alami terdapat pada umbi singkong dengan kadar yang berbeda-beda.

Perbedaan kadar senyawa beracun ini juga membuat singkong dikenal dalam dua kelompok, yaitu singkong manis dan singkong pahit. 

Singkong manis umumnya memiliki kandungan sianida lebih rendah, sedangkan singkong pahit dapat mengandung kadar yang jauh lebih tinggi.

Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh jenis tanaman dan kondisi pertumbuhannya. 

Oleh sebab itu, karakteristik singkong perlu diperhatikan sebelum menentukan metode pengolahannya.

Cara Mengurangi Kandungan Racun pada Singkong

Baca Juga :  MA Kabulkan Kasasi, Surat Penyetaraan SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

detiksumut



Source link