Tuesday, June 22, 2021

Hapus Tato Gratis Diserbu Warga

Most Read

Radartvnews.com- Sejak dibuka pada selasa pagi (25/9) layanan hapus tato di Pondok Pesantren Tahfidz Quran Hidayatullah, Bandar Lampung,  langsung diserbu oleh ratusan warga. Mereka terlihat antusias untuk menghapus tato tak hanya pria namun juga wanita.

Program layanan hapus tato ini digagas oleh organisasi masyarakat islam Hidayatullah Lampung  bekerja sama dengan Islamic Medical Service (IMS). Tujuannya yakni memfasilitasi warga yang ingin berhijrah dan bertaubat ke jalan yang benar namun masih memiliki tato.

Layanan hapus tato menggunakan metode laser satu per satu warga yang memiliki tato di hapus . Meski sakit, warga tetap antusias menghapus tatonya.

Salah satu warga Heri Saputra mengaku, dirinya terdorong hatinya untuk menghapus tato yang telah ia buat sejak tahun 2010 lalu ini demi dirinya bisa berhijrah dan bertaubat.

Berita Lainnya  Kementerian BUMN Bangun RS Jantung dan Otak, Pemkot Bandar Lampung Siapkan Lahan

“selama ini saya merasa tidak enak saat melaksanakan salat namun masih memiliki tato,dengan hapus tato ini proses berhijrah semakin mantap,” ujarnya.

Direktur IMS Ustadz Imron Faidzin mengatakan program layanan hapus tato ini memudahkan warga yang ingin berhijrah karena layanan hapus tato yang disediakan harganya terjangkau yakni Rp1 juta bahkan bisa gratis bila bisa menghafal surat Ar-Rahman dan al-kahfi 10 ayat.

Berita Lainnya  Presiden-Kapolri Perintah Berantas, Preman Malah Rusak Rumah Warga

“ jika dibandingkan dengan layanan hapus tato pada umumnya harganya sangat mahal dengan kisaran per centimeternya,” kata Imron.

Dengan antusiasnya warga Lampung yang ingin menghapus tato ini, pihak panitia berencana akan membuka layanan ini hingga tiga hari kedepan. Sebelumnya pihak panitia hanya membuka layanan hapus tato ini selama dua hari saja.(lih/san)

berita menarik lainnya

UNTUK ANDA

BERITA TERKINI

Disnaker Sulit Lacak Karena Ilegal, TKW Lampung Disiksa di Malaysia

Radartvnews.com- Tergiur pekerjaan dengan gaji yang menjanjikan, membuat Sulistinah warga  Way Huwi, Jatiagung, Lampung Selatan nekat menjadi tenaga kerja migran secara ilegal di Malaysia...

berita terkait lainnya