Wednesday, June 16, 2021

Incenerator Uzur, Pengolahan Limbah Tak

Most Read

Radartvnews.com- Keberadaan mesin penghancur limbah medis di suatu Rumah Sakit sangat dibutuhkan, keberadaan incenerator di RSUD Abdul Moelok (RSUDAM)  dinilai sudah uzur sehingga beroprasi tidak maksimal. Pihak management RSUDAM Berharap pemerintah menambah mesin incenerator yang lebih canggih untuk memusnahkan limbah bahan beracun dan berbahaya.

Heni Putri Dianti Kepala Instalasi Kesling RSUDAM Satu mesin incenerator dapat menampung 80 hingga 100 kilogram sampah medis dan memakan waktu pembakaran hingga 2 jam sekali pembakaran.

Dalam sehari pembakaran dapat di lakukan hingga tiga kali pembakaran, tergantung banyaknya jumlah sampah yang akan di bakar. Saat ini mesin incenerator yang dimiliki RSUDAM hanya digunakan untuk membakar sampah medis dari rumah sakit itu sendiri tidak lagi menampung sampah medis dari Rumah Sakit lainnya seperti pada beberapa waktu lalu.

Berita Lainnya  Dua Bulan, Pemutihan Pajak Capai Rp 55 Miliar

Heni menambahkan, sampah medis pada incenerator dibakar hingga musnah menjadi abu. Selain penambahan mesin incenerator yang lebih canggih di harapkan penambahan operator untuk  pengoperasian mesin incinerator.(sas/san)

berita menarik lainnya

UNTUK ANDA

BERITA TERKINI

Ungkap Motif Pembakaran KM Sekar Tanjung I, Polisi Periksa 10 Saksi

Radartvnews.com - Kasus pembakaran KM Sekar Tanjung I oleh sejumlah nelayan di perairan Sukabanjar, Kota Agung Timur, Kabupaten Tanggamus, Lampung pada Mingu (13/6) lalu...

berita terkait lainnya

Berita Lainnya  Dua Bulan, Pemutihan Pajak Capai Rp 55 Miliar