Friday, April 23, 2021

67 Obat Ranitidin Ditarik

Most Read

Radartvnews.com – BPOM kembali memutuskan untuk menarik 67 obat ranitidin dari pasaran. Putusan ini menyusul dengan temuan NDMA  atau bahan yang diduga memicu kanker dalam obat maag dan asam lambung ini.

Plt. Kepala BPOM Bandar Lampung Tri Suyarto membenarkan hal ini, menurutnya 67 obat tersebut terdiri dari sirup, injeksi dan tablet. Adapun obat ranitidin yang ditarik yakni:

1. Ranitidin cairan injeksi 25 mg/ml pemegang edar izin PT Phapros Tbk 

2. Zantac cairan injeksi 25 mg/ml pemegang edar izin PT Glaxo Wellcome Indonesia

3. Rinadin sirup 75 mg/5 ml pemegang edar izin PT Global Multi Pharmalab

4. Indoran cairan injeksi 25 mg/ml pemegang edar izin PT Indofarma

Berita Lainnya  Pencuri Rem Kereta Api Diringkus

5. Ranitidin cairan injeksi 25 mg/ml pemegang edar izin PT Indofarma

6. Ranitidin Hcl tablet salut selaput 150 mg/ml pemegang edar PT Pharos Indonesia

7. Contranin tablet salut selaput 150 mg pemegang edar izin PT Armoxindo Farma

8. Radin tablet salut selaput 150 mg pemegang izin edar PT Dexa Medica

9.  Ranitidin Hcl tablet salut selaput 150 mg pemegang izin edar PT Dexa Medica

Pengurus daerah Ikatan Apoteker Indonesia Lampung, meminta kepada seluruh anggotanya untuk menghentikan penjualan ranitidin.

Berita Lainnya  Tes Urine Dadakan, Ratusan Napi Steril

Sementara itu, produsen obat diberikan waktu 80 kedepan untuk menarik semua obat yang diguga dapat memicu kanker, penarikan terhitung 9 Oktober 2019. (hen/rie)

berita menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

UNTUK ANDA

BERITA TERKINI

Pencuri Rem Kereta Api Diringkus

Radartvnews.com- Jajaran kepolisian Sektor Panjang, Bandar Lampung meringkus P (16) lantaran nekat mencuri rem kereta api di stasiun sukamenanti panjang pada saat kereta sedang...

berita terkait lainnya