Tuesday, August 3, 2021

Cinta Mati, Sejoli Nikah di Lapas Kotabumi

Most Read

Radartvnews.com- Suasana haru nampak menyelimuti keluarga dan pasangan pengantin yang baru saja menikah yaitu Ari Faira Jaya warga kota alam, kotabumi selatan, Lampung Utara menikahi Ella wanita asal Tangerang di lapas kotabumi, jumat 7 februari 2019.

Sejoli tersebut terpaksa melangsungkan pernikahan di lembaga pemasyarakatan kotabumi karena mempelai pria sedang menjalani hukuman akibat tersandung kasus narkoba dan divonis selama empat tahun enam bulan namun baru menjalani hukuman satu tahun dua bulan.

Terhukumnya sang kekasih tidak menyurutkan niat baik wanita asal Tangerang tersebut. Ia tetap ingin dinikahi pujaan hatinya meski masih menjalani masa tahanan. Niat pernikahan telah mereka rencanakan sebelum Ari tersandung kasus.

Berita Lainnya  Kibarkan Merah Putih Robek, Disdik Lampura Tak Mendidik

“sangat senang sekali saya sangat gembira saya sudah merecanakan ini lama keluarga dating semua,” kata Ari.

Keluarga sangat mengapresiasi pihak lapas karena dengan bijak tetap memberikan kesempatan kepada Ari untuk melangsungkan pernikahan.

Sementara itu pihak Kasubsi Bimkemaswat Lapas Kotabumi mengatakan ditahun ini sudah ada dua pasangan yang menikah dilapas. Ini niat baik sehingga kita bantu namun kita teliti berkas jangan sampai menimbulkan masalah baru.

Berita Lainnya  Kibarkan Merah Putih Robek, Disdik Lampura Tak Mendidik

Hasrin juga menejelaskantetap dengan teliti memeriksa kebenaran setiap berkas bagi pasangan yang ingin melangsungkan pernikahan di Lapas.

“ini niat baik sudah kita periksa berkas, jangan sampai pernikahan ini menimbulkan masalah baru,” kata Hasrin Badri.(sas/san)

berita menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

UNTUK ANDA

BERITA TERKINI

Ribuan Burung Prenjak & Gelatik Diselundupkan

Radartvnews.com- Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, Lampung Selatan, Lampung bekerjasama dengan Balai Karantina Hewan dan Tumbuhan Wilayah Bengkulu- Lampung berhasil mengagalkan pengiriman ribuan...

berita terkait lainnya