Scroll untuk membaca artikel
Bandarlampung

Musim Hujan, Pedagang Terompet Merugi

3
×

Musim Hujan, Pedagang Terompet Merugi

Share this article
Akhir Desember Terompet Terjual 50 %, Cuaca Hujan Terompet Sepi Peminat

Radartvnews.com- Perayaan tahun baru identik dengan meniup terompet, sebagai simbol pesta pergantian tahun. Moment tersebut dimanfaatkan pedagang terompet untuk meraup keuntungan berlipat.

Namun menjelang pergantian tahun baru 2018, sejumlah pedagang mengeluhkan buruknya kondisi cuaca yang akhir-akhir inin kerap hujan. Seperti yang terpantau di jalan sri krisna,
kelurahan kampung sawah brebes, kecamatan tanjungkarang timur, Bandar Lampung.

Momon salah satu penjual terompet mengatakan, di tahun ini dirinya telah menyiapkan sekitar 100 ribu terompet beragam jenis dan ukuran.

“penjualan terompet ini menurun 30 % dari tahun lalu  yang saya jual sampai 120 ribu  terompet dengan berbagai macam bentuk,” kata Momon, (27/12). Saat ini harga terompet dibandrol  mulai dari Rp 1000 hingga Rp 10000, tutup Momon.

Dibandingkan tahun sebelumnya, para pedagang biasanya menghabiskan terompet pada kisaran tanggal 20 desember  namun pada penghujung tahun ini terompet baru terjual 50%.(tim/san)