Wednesday, March 3, 2021

Strategi Recovery Pariwisata Gubernur Ridho Pasca Bencana Tsunami Inovatif dan Kreatif

Most Read

Soal PP Jokowi Legalitas Minuman Keras, Arinal: Miras Haram!

Radartvnews.com- Keputusan Presiden Republik Indonesia Jokowi Widodo membuka peluang investasi perusahaan minuman keras atau miras di empat Provinsi di...

Truk JNE Terbakar di KMP Naomi

Radartvnews.com- Ratusan penumpang KMP Naomi, panik saat berlayar dari pelabuhan Merak-Banten menuju pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan (1/3). Kepanikan penumpang terjadi...

Persaingan Top 10 News Presenter Semakin Ketat

Radartvnews.com- Seleksi calon news presenter Radar Lampung Tv  memasuki tahap ke dua. 20 Peminat profesi pembawa berita ini mengikuti...

Bangkai Paus Lima Meter Terdampar di Pantai Cukuh Balak

Radartvnews.com- Seekor ikan paus sepanjang lima meter ditemukan nelayan yang ada di Kecamatan Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus (1/3) mati...

Sabar, Penerimaan CPNS 2021 Tunggu Juknis

Radartvnews.com- Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2021 di Provinsi Lampung masih menunggu jadwal dari pemerintah pusat. Badan Kepegawaian...

Kemendikbud Mulai PTM Juli, Sekolah di Bandar Lampung Tunggu Zona Hijau

Radartvnews.com- Mendikbud Nadiem Makarim telah menyatakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dapat dimulai Juli 2021. Sejumlah daerah telah mulai melakukan...

Radartvnews.com-Sejumlah langkah yang dilakukan Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo dalam pemulihan pariwisata Lampung pasca musibah tsunami Selat Sunda sangat inovatif dan kreatif. Ini terlihat dari paparan Gubernur Ridho di depan Menteri Pariwisata Arif Yahya di Rakor Pemulihan Sektor Pariwisata Pasca Tsunami Selat Sunda di Marbella Convention Hotel Anyer, Serang, Banten, Jum’at, (11-01-2019).

Ridho tak hanya menyampaikan program pemulihan di daerah terdampak musibah tsunami tetapi juga di daerah yang tidak terdampak.

Ridho menyampaikan bahwa Pariwisata Lampung bukan hanya laut, tapi juga terdapat wisata alam lainnya berupa pegunungan, Taman Hutan Raya, Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Taman Nasional Way Kambas, wisata man made seperti lembah hijau serta wisata budaya dan kerajinan. Beragam potensi wisata Lampung itu menurut pengalaman tahun sebelumnya, masuk dalam kalender kegiatan pariwisata di Lampung yang mencapai 53 agenda.

Ini merupakan salah satu faktor pendorong naiknya angka kunjungan wisatawan ke Lampung. Di era kepemimpinan Gubernur Ridho, peningkatan jumlah wisman dan wisnus rata-rata 30 persen per tahun. Pada 2015, wisman masuk Lampung mencapai 114.907 dan wisnus 5,53 juta. Kemudian, pada 2016, wisman 155.053 dan wisnus meroket menjadi 7,29 juta. Sedangkan pada 2017 kunjungan wisman mencapai 245 ribu dan wisnus mencapai 8,8 juta.

Gubernur Ridho juga ikut mengubah total wajah Bandara Raden Intan II, sehingga berstatus internasional. Peningkatan status ini membuka peluang kunjungan wisatawan sebesar 60 persen.

Berita Lainnya  Ular Sanca Masuk Kamar Mandi di Labuhan Ratu

Hal lain yang dipaparkan Ridho adalah Kampanye Pariwisata Lampung dengan hashtag #LampungItuKerreen dan penyelenggaraan Lampung Great Sale dengan menerapkan Penawaran Paket Wisata Hot Deals bekerjasama dengan Hotel/Restoran, Travel Agent dan Maskapai Penerbangan untuk memberikan harga terbaik dengan tidak menurunkan kualitas pelayanan.

 

“Kami juga melakukan aksi bersih-bersih pantai, berkolaborasi dengan stakeholder pariwisata, media dan travel blogger guna membentuk image/citra pariwisata Lampung yang nyaman untuk berwisata,” ujar Ridho.

 

Pemaparan Gubernur Ridho menuai pujian Menteri Pariwisata Arif Yahya karena Ridho bereaksi cepat memulihkan pariwisata Lampung pasca bencana tsunami.

Berita Lainnya  Sabar, Penerimaan CPNS 2021 Tunggu Juknis

 

Sebelumnya, masyarakat Lampung masih ingat bahwa pakar pemasaran Hermawan Kertajaya menganugerahkan Ridho sebagai “Gubernur Entrepreneur Award 2018” katagori Pariwisata, pada acara Innovation Network of Asia (INA) Entrepreneur Award 2018 lalu.

Saat itu, Hermawan mengatakan keberhasilan Ridho mengembangkan pariwisata karena Ridho dinilai mampu menggeliatkan pariwisata di Provinsi Lampung dengan menyuguhkan banyak destinasi wisata unggulan.

Hermawan Kartajaya menerangkan tiga hal penting yang dilakukan pemerintah.

Pertama, adalah inovasi dalam segala hal. Kedua kreativitas terus menerus, dan ketiga entrepreneurship. “Melalui ketiga hal tersebut, pemerintah daerah bisa membantu pusat menghadapi berbagai perubahan dan mwmenangkan persaingan global. Kreativitas, inovasi, dan entrepreunership adalah tiga isu utama yang menjadi perhatian utama para pemasar yang ingin bersaing,” ujar Hermawan saat itu. (JF/Rls)

berita menarik lainnya

BERITA TERKINI

Anggota DPRD Tersangka Belum PAW, Belum Dicopot

Radartvnews.com- Pasca ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Tulangbawang Barat karena membuat laporan palsu, status Sadimin masih aktif sebagai anggota Komisi II DPRD...

berita terkait lainnya