Scroll untuk membaca artikel
Bandarlampung

Pengobatan Terhenti, Berharap Mukjizat

6
×

Pengobatan Terhenti, Berharap Mukjizat

Share this article

Sutiyem 38 tahun,  janda buruh pabrik roti warga jalan Alimudin Umar gang Rawan nomor 92 kelurahan Campang Raya, Suka Bumi, Bandar Lampung , kini tergolek tak berdaya di rumahnya.  Kanker heparium dan tumor pembuluh yang menyerang tubuhnya makin memburuk. Sejumlah rumah sakit di Bandar Lampung serta dokter spesialis tak sanggup lagi menangani penyakit ini.

 Tinggal bersama di rumah saudaranya, tubuh Sutiyem kian hari makin terlihat kurus. Perutnya terlihat membesar seperti wanita hamil.  Jangankan untuk berdiri dan berjalan, makan dan minum pun harus di suapi.

 Sejak didiagnosa dokter menderita kanker dan tumor pada bulan Mei lalu, keluarga Sutiyem sudah membawanya ke sejumlah rumah sakit dan dokter spesialis, namun hasil nya tidak maksimal.

Bahkan menurut pihak rumah sakit,  penyakit yang di derita Sutiyem tidak ada obatnya di Lampung,  sehingga harus di bawa ke rumah sakit di Jakarta. Sutiyem pun kini hanya mengkonsumsi obat-obatan herbal,  dengan harapan dapat mengobati sakit yang dideritanya.

Keluarga Sutiyem berkeinginan membawanya berobat ke Jakart,  namun besarnya biaya perjalanan dan biaya untuk hidup saat berada di rumah sakit di Jakarta, membuat keluarga Sutiyem mengurungkan niatnya.  

Sutiyem dan keluarganya kini hanya bisa berdoa dan berharap, semoga saja ada dermawan yang mau membantu untuk membiaya keluarga Sutiyem agar bisa di bawa berobat ke rumah sakit di Jakarta. (Hen/Ri)